Prediksi Harga Perak 2026: Bisa Tembus Hingga $309 per Ounce?
Jakarta, Pintu News – Harga perak global kembali menjadi sorotan setelah sejumlah lembaga keuangan besar mengeluarkan proyeksi optimistis untuk beberapa tahun ke depan. Seiring meningkatnya permintaan industri dan statusnya sebagai aset lindung nilai, banyak analis menilai bahwa prediksi harga perak 2026 berpotensi jauh lebih tinggi dibandingkan level historis sebelumnya.
Faktor seperti pelemahan dolar AS, ketidakpastian ekonomi global, hingga kebutuhan logam untuk teknologi baru diperkirakan menjadi pendorong utama kenaikan harga perak.
Bank of America: Harga Perak Bisa Capai Hingga $309
Bank of America menilai perak memiliki potensi kenaikan signifikan dalam siklus pasar berikutnya. Kepala riset logam Bank of America, Michael Widmer, menyebut harga perak berpotensi mencapai kisaran $135 hingga $309 per ounce pada 2026, terutama jika rasio harga emas terhadap perak kembali menyempit seperti pada siklus sebelumnya.
Menurut analis tersebut, meskipun emas masih menjadi aset lindung nilai utama, perak memiliki peluang untuk mengungguli performa emas karena volatilitasnya yang lebih tinggi serta permintaan industri yang terus meningkat. Namun demikian, Bank of America juga mengingatkan bahwa pergerakan harga logam mulia tetap dapat mengalami koreksi jangka pendek sebelum mencapai potensi kenaikan maksimalnya.
Baca juga: Harga Perak Batangan Hari Ini, Selasa 10 Maret 2026
Citi: Permintaan Global Bisa Dorong Perak ke $150

Sementara itu, Citigroup memproyeksikan skenario bullish yang juga cukup agresif. Bank investasi tersebut memperkirakan harga perak dapat mencapai sekitar $150 per ounce dalam waktu dekat, didorong oleh meningkatnya pembelian fisik dari China serta pelemahan dolar AS ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir.
Selain itu, lonjakan harga perak juga didukung oleh permintaan industri yang semakin besar, terutama dari sektor energi terbarukan, panel surya, elektronik, serta infrastruktur teknologi seperti AI. Kombinasi antara fungsi perak sebagai logam industri dan aset safe haven membuat logam ini semakin menarik bagi investor global.
Baca juga: Harga Emas LM Antam Certicard 99,99% Hari Ini, Selasa 10 Maret 2026
JPMorgan: Waspada Potensi Koreksi Pasar

Berbeda dengan proyeksi bullish dari sejumlah analis, JPMorgan memberikan pandangan yang lebih hati-hati. Bank tersebut menilai lonjakan harga perak yang sangat cepat dalam beberapa waktu terakhir dapat memicu koreksi tajam, terutama jika didorong oleh spekulasi pasar yang berlebihan.
Menurut analis JPMorgan, reli harga perak yang melewati level psikologis tertentu bisa menciptakan kondisi pasar yang tidak stabil. Jika sentimen investor berubah atau likuiditas menurun, harga perak berpotensi kembali turun menuju level yang lebih rendah meskipun tren jangka panjangnya masih positif.
Secara keseluruhan, berbagai proyeksi tersebut menunjukkan bahwa prediksi harga perak 2026 masih sangat bervariasi, mulai dari skenario konservatif hingga optimistis yang menempatkan perak sebagai salah satu komoditas paling menarik dalam dekade ini. Faktor makroekonomi global, permintaan industri teknologi, serta kondisi pasar keuangan akan menjadi penentu utama arah pergerakan harga perak dalam beberapa tahun mendatang.
Silver ETF Tertokenisasi (SLVon) sebagai Alternatif Aset Komoditas di Ekosistem Kripto
Silver ETF Tertokenisasi (SLVON) adalah token digital yang diterbitkan oleh Ondo Global Markets dan dirancang untuk mengikuti pergerakan harga iShares Silver Trust (SLV), ETF perak terbesar di dunia yang dikelola BlackRock.
Setiap SLVon memiliki nilai yang setara dengan saham SLV (1:1), sehingga harganya bergerak naik dan turun sesuai dengan harga perak global dalam satuan troy ounce. Melalui SLVon, investor bisa mendapatkan eksposur ke pasar perak secara on-chain dalam bentuk aset digital yang mudah diakses.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
- Barchart. Bank of America Predicted Silver Prices Could Hit $309 in 2026. Is That Still in Play?. Diakses tanggal 10 Maret 2026
- Finance Magnates. Why Silver Is Surging With Gold and Why Citi Predicts $150 Price in 2026. Diakses tanggal 10 Maret 2026
- Finance Magnates. Why Silver Is Surging With Gold and Why Citi Predicts $150 Price in 2026. Diakses tanggal 10 Maret 2026
- Featured Image: Generated by Ai