Prancis Buka Pintu Lebar untuk Raksasa Crypto: Coinbase dan Circle Mendapat Lampu Hijau!

author:

Prancis Buka Pintu Lebar untuk Raksasa Crypto: Coinbase dan Circle Mendapat Lampu Hijau!

Prancis kini menjadi sorotan dunia dengan keputusan terbarunya yang memberikan restu kepada dua perusahaan raksasa crypto, Coinbase dan Circle. Langkah ini menandai era baru bagi pasar crypto di Eropa, sekaligus menunjukkan sikap terbuka Prancis terhadap inovasi keuangan digital.

Dengan regulasi yang jelas, Prancis siap menjadi pusat baru bagi pertumbuhan industri crypto global.

Penetrasi Coinbase di Pasar Prancis

Coinbase, salah satu bursa crypto terbesar di dunia, kini resmi beroperasi di Prancis dengan status sebagai penyedia layanan aset virtual. Dengan dukungan dari AMF, Coinbase dapat menawarkan layanan penyimpanan aset digital, pertukaran aset digital dengan mata uang fiat, dan perdagangan aset digital.

Baca juga: Hong Kong Tunjukkan Sinyal Kuat untuk Menerima Aplikasi ETF Crypto Spot!

Hal ini merupakan langkah strategis Coinbase untuk memperluas jangkauannya di pasar Eropa, sekaligus menegaskan posisinya di tengah persaingan dengan Binance dan Bybit yang juga telah terdaftar. Coinbase tidak hanya fokus pada pasar ritel, tetapi juga institusional dan peserta ekosistem lainnya.

Dengan peringkat ketiga sebagai bursa crypto terbesar secara global oleh CoinGecko, kehadiran Coinbase di Prancis diharapkan dapat meningkatkan adopsi crypto di kalangan masyarakat luas. Ini juga sejalan dengan misi Coinbase untuk beroperasi di negara dengan kerangka regulasi crypto yang jelas.

Circle Menuju Operasi Penuh di Prancis

circle disambut regulator prancis
Sumber: X

Circle, penerbit stablecoin USDC, juga mendapatkan persetujuan kondisional dari AMF sebagai Penyedia Layanan Aset Digital. Meskipun masih ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, Circle berkomitmen untuk mematuhi regulasi dan telah mengajukan permohonan lisensi sebagai lembaga uang elektronik.

USDC, yang merupakan stablecoin terbesar kedua di dunia, diharapkan dapat memperkuat ekosistem crypto di Prancis. Circle sedang berupaya memenuhi prasyarat yang diperlukan agar dapat beroperasi sepenuhnya di Prancis. Pendaftaran kondisional ini menunjukkan keseriusan Circle dalam mematuhi kerangka kerja regulasi yang ada.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah Prancis, Circle berpotensi untuk memperluas layanannya dan berkontribusi pada pertumbuhan industri crypto di negara tersebut.

Baca juga: Gelombang Crypto di Prancis: Kaum Milenial Memimpin Investasi Masa Depan!

Prancis sebagai Destinasi Favorit Industri Crypto

Prancis telah menunjukkan inisiatif yang ramah terhadap crypto dengan menerapkan regulasi yang mendukung pertumbuhan industri ini. Implementasi regulasi MiCA oleh Uni Eropa tahun depan akan semakin memperkuat posisi Prancis sebagai destinasi yang menjanjikan. Inisiatif ini menarik perhatian perusahaan crypto global yang mencari kejelasan regulasi.

Di sisi lain, tantangan regulasi di AS mendorong Coinbase dan Circle untuk mencari peluang di negara dengan kebijakan yang lebih jelas. SEC AS telah menolak permintaan Coinbase untuk regulasi khusus sektor crypto, sehingga mendorong perusahaan untuk mengeksplorasi pasar lain.

Prancis, dengan komitmennya terhadap inovasi teknologi dan investasi besar-besaran dalam rencana “France 2030”, menjadi pilihan yang menarik bagi perusahaan crypto yang ingin berkembang.

Secara keseluruhan, kedatangan Coinbase dan Circle di Prancis menandai babak baru dalam industri crypto Eropa. Dengan regulasi yang mendukung dan pasar yang terus berkembang, Prancis siap menjadi pusat inovasi crypto yang tidak hanya menarik investor dan perusahaan besar, tetapi juga mendorong adopsi crypto di kalangan masyarakat luas.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: