Bagaimana Portofolio Crypto Blackrock? Pionir Investasi Institusional

author:

Array

Bagaimana Portofolio Crypto Blackrock? Pionir Investasi Institusional

Jakarta, Pintu News – Dunia keuangan global menyaksikan perubahan paradigma dengan masuknya Blackrock, raksasa pengelola aset terbesar di dunia, ke dalam arena crypto.

Dengan portofolio crypto yang berkembang dan berbagai inovasi baru, Blackrock tidak hanya memperluas cakrawala finansialnya tapi juga menandai era baru dalam adopsi teknologi blockchain dan cryptocurrency di tingkat institusional.

Apa itu Blackrock?

Blackrock adalah manajer aset terbesar di dunia dengan lebih dari $9,5 triliun aset di bawah pengelolaannya. Perusahaan ini terkenal karena menawarkan berbagai produk dan layanan kepada investor institusional dan individu, termasuk dana bersama, ETF, dana indeks, pengelolaan portofolio, manajemen risiko, dan teknologi keuangan. Dikenal sebagai pemimpin dalam inovasi keuangan, Blackrock kini mengarahkan pandangannya pada potensi crypto dan blockchain.

Ketertarikan Blackrock di Dunia Crypto

Blackrock telah menunjukkan minat yang terus bertumbuh dalam beberapa tahun terakhir terhadap crypto dan teknologi blockchain.

Hal Ini tercermin dari peluncuran ETF Bitcoin pertama di AS, iShares Bitcoin Trust (IBIT), yang memperkenalkan crypto kepada investor konvensional dengan cara yang diatur dan transparan, dan masih banyak lagi proyek-proyek lainnya.

Baca juga: BlackRock: Perusahaan yang Mengendalikan Pemerintah Dunia?

Peluncuran Bitcoin ETF Pertama di AS oleh Blackrock

peluncuran-bitcoin-etf-pertama-di-amerika-serikat
(sumber:pexels.com)

ETF Bitcoin pertama di AS, iShares Bitcoin Trust, diluncurkan oleh Blackrock pada 18 Januari 2024 lalu. Proyek ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap Bitcoin tanpa harus membeli, menyimpan, atau mengelola cryptocurrency secara langsung.

ETF ini menandai tonggak penting dalam industri crypto karena mempermudah investasi Bitcoin sambil menambahkan lapisan keamanan dan legitimasi.

Blackrock Jadi Salah Satu Holder Bitcoin Terbesar

Per 10 Maret 2024 lalu, kepemilikan Blackrock telah melampaui MicroStrategy, sebuah tonggak yang menandai pergeseran signifikan dalam dinamika pasar crypto.

Melalui ETF Bitcoin-nya, IBIT, Blackrock berhasil mengumpulkan 195,985 BTC, jumlah yang mengesankan, yang mana tidak hanya menegaskan kepercayaan investor terhadap strategi crypto Blackrock tetapi juga memperlihatkan peningkatan penerimaan institusional terhadap Bitcoin.

Baca juga: Tokenisasi Dana Pasar Uang BlackRock di Hedera, Harga HBAR Melonjak Gila-gilaan Hingga 93%

Investasi Blackrock di Sektor Mining Bitcoin

portofolio crypto blackrock
(sumber: theminermag.com)

Sementara itu dilansir dari Theminermag, per 31 Desember 2023 lalu, total investasi Blackrock di saham perusahaan mining bitcoin seperti Marathon, Riot, dan CleanSpark telah mencapai $775 juta, yang mana mengalami peningkatan sebesar $76 dari akhir tahun 2022 lalu.

Dari data tersebut, terlihat bagaimana Blackrock semakin memperluas pengaruhnya di sektor penambangan Bitcoin, menegaskan posisinya sebagai pemain kunci dalam industri crypto.

Peluncuran Dana Tertokenisasi di Jaringan Ethereum oleh Blackrock

Bukan hanya itu saja, baru-baru ini, Blackrock pun menunjukan langkah berani dengan meluncurkan BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL), dana tertokenisasi pertamanya di jaringan Ethereum, yang mana menunjukkan kepercayaan besar pada teknologi blockchain.

Dana ini bertujuan untuk memanfaatkan blockchain untuk inovasi dalam keuangan institusional, menawarkan transparansi lebih besar dan efisiensi transaksi.

Keterlibatan Blackrock dalam crypto dan blockchain bukan hanya membuka jalan bagi investasi institusional lebih lanjut tapi juga menegaskan kepercayaan pada crypto sebagai kelas aset yang sah. Dengan berbagai inisiatif yang sudah diluncurkan dan banyak lagi yang akan datang, Blackrock berada di garis depan revolusi keuangan digital, mempersiapkan pasar untuk masa depan keuangan yang terdesentralisasi dan diotomatisasi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array