Polygon AggLayer: Menggabungkan Berbagai Blockchain Menjadi ‘Satu Rantai’

Array

Polygon AggLayer: Menggabungkan Berbagai Blockchain Menjadi ‘Satu Rantai’

Apakah kamu pernah membayangkan semua blockchain beroperasi seperti satu jaringan besar? Polygon Labs akan segera mewujudkannya dengan AggLayer, protokol yang akan mengubah cara kamu berinteraksi dengan dunia crypto. Simak berita lengkapnya berikut ini!

AggLayer: Revolusi Interoperabilitas Blockchain

agglayer polygon
Diagram visual protokol AggLayer. Sumber: Polygon Labs

Polygon Labs, pengembang solusi skalabilitas Ethereum, akan meluncurkan AggLayer bulan depan. Protokol ini dirancang untuk mengagregasi bukti zero-knowledge (ZK-proofs) dari berbagai blockchain. Dengan AggLayer, kamu bisa melakukan transaksi antar blockchain tanpa perlu proses bridging yang rumit.

Misalnya, kamu dapat membeli token nonfungible (NFT) di jaringan zkEVM Polygon tanpa harus memindahkan DAI terlebih dahulu. AggLayer diharapkan dapat menyatukan arsitektur blockchain monolitik dan modular.

Blockchain monolitik, seperti Bitcoin, mengintegrasikan transaksi, penyelesaian, dan ketersediaan data dalam satu lapisan. Sementara itu, blockchain modular, seperti Ethereum pasca-Merge, mendistribusikan fungsi ini ke berbagai lapisan untuk meningkatkan efisiensi. AggLayer akan menggabungkan kelebihan kedua arsitektur ini dengan teknologi ZK.

Baca Juga: Polygon 2.0: Transformasi dari MATIC ke POL Tawarkan Masa Depan Skalabilitas Internet

Pengalaman Pengguna yang Sederhana dan Terintegrasi

Polygon Labs berkomitmen untuk menciptakan pengalaman pengguna yang serupa dengan internet. Dengan AggLayer, kamu tidak perlu pusing memikirkan blockchain mana yang sedang digunakan. Kamu bisa berinteraksi dengan aplikasi terdesentralisasi (dApps) seolah-olah hanya menggunakan satu jaringan.

Ini akan memungkinkan likuiditas yang terpadu dan skalabilitas yang hampir tak terbatas. Versi pertama AggLayer dijadwalkan rilis bulan depan, diikuti dengan versi kedua yang mendukung transaksi lintas rantai asinkron.

Polygon Labs yakin bahwa AggLayer akan meningkatkan arsitektur blockchain yang saat ini banyak digunakan, memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan mengatasi keterbatasan skalabilitas.

Baca Juga: Kemajuan Polygon zkEVM: Memasuki Fase Kedua!

Integrasi dengan Ekosistem Polygon

Polygon alami kenaikan aktivitas
Sumber: Funganomics

Polygon tidak hanya berhenti pada AggLayer. Mereka juga mengembangkan berbagai alat dan layanan untuk mendukung ekosistem crypto mereka. Dari Polygon PoS hingga Polygon ID, dan dari Wallet Suite hingga Staking, Polygon berupaya menyediakan solusi lengkap untuk pengembang dan pengguna.

Semua ini bertujuan untuk memperkuat posisi Polygon sebagai pemimpin dalam infrastruktur Web3 dan layanan data terdesentralisasi. Polygon juga berfokus pada keamanan dengan menyediakan alamat dompet untuk ETF dan memperkenalkan Beta Mainnet yang mengutamakan keamanan.

Dengan berbagai inisiatif ini, Polygon menunjukkan komitmennya untuk membangun masa depan crypto yang lebih terintegrasi dan mudah diakses.

Kesimpulan

Dengan AggLayer, Polygon Labs tidak hanya menghubungkan berbagai blockchain, tetapi juga menciptakan masa depan di mana transaksi crypto menjadi lebih mudah dan efisien. Inovasi ini berpotensi membawa revolusi dalam cara kita berinteraksi dengan teknologi blockchain.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Array