Ketua Teknis Polygon Jelaskan Tentang zkEVM Menjelang Jadwal Perilisan, Begini Katanya

author:

Ketua Teknis Polygon Jelaskan Tentang zkEVM Menjelang Jadwal Perilisan, Begini Katanya

Per 14 Februari 2023, melalui akun Twitter-nya, Polygon mengatakan siap untuk meluncurkan zkEVM atau zero-knowledge Ethereum Virtual Machine di mainnet beta pada 27 Maret 2023.

Mendekati jadwal perilisannya, baru-baru ini ketua atau pimpinan teknis Polygon hadir untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai zkEVM. Penasaran dengan zkEVM? Simak selengkapnya di bawah!

Apa yang Dimaksud Dengan Zero-Knowledge Proofs?

Mengutip dari Cryptoslate (6/3/23), teknologi Zero-knowledge (ZK) adalah sebuah solusi cryptographic yang membentuk ulang industri blockchain.

Teknologi ini menjalankan bahasa dan bytecode tingkat rendah pada tingkat yang dapat diprogram, didukung oleh aturan yang sama dengan mainnet Ethereum.

Lebih lanjut, mesin virtual bernama ZK dapat digunakan untuk memverifikasi data menggunakan bukti tanpa pengetahuan, sehingga tetap menjaga kerahasiaan informasi tentang properti atau konten data tersebut. ZK merupakan protokol yang aman terhadap sensor dan dapat mereplikasi lingkungan eksekusi transaksi dari mainnet Ethereum.

Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, mengkategorikan zkEVM ke dalam empat tipe utama, yakni

  • ZkEVM Tipe-1: Sepenuhnya setara dengan Ethereum
  • zkEVMs Tipe-2: Setara dengan EVM (bukan Ethereum)
  • zkEVMs Tipe-3: Berbeda dari EVM
  • zkEVM Tipe-4: Keluarga dekat dengan EVM

Dalam sebuah video YouTube yang dirilis pada 2 Maret 2023, Jordi Baylina, selaku pemimpin tim teknis yang membangun Polygon zkEVM mengatakan bahwa proyek tersebut adalah proyek rekayasa penuh.

“Ide dari elektronik ini adalah kami membangun sebuah prosesor. Selain itu, sebuah program dapat ditulis untuk memproses transaksi. Ini adalah tumpukan komponen penuh dengan tim berbeda yang bekerja di setiap lapisan dalam tumpukan ini.”

Dalam video tersebut, Baylina menjelaskan komponen teknis di balik peluncurannya, “Sistem yang kami bangun tahan terhadap sensor. Ini bukan solusi yang sempurna karena sistem ini tidak universal.”

Lebih lanjut, ia mengatakan “Kami menciptakan rakitan itu sendiri. Ini adalah prosesor baru, perakitan baru, cara baru untuk menulis perangkat keras.”

Rincian Teknis zkEVM

Sumber: The Crypto Times

Dilansir dari Cryptoslate, dengan rollup zkEVM, transfer ERC-20 akan mendefinisikan infrastruktur data yang unik seperti ProgramCounter, GlobalCounter, EVMWord, GasInfo, dan GasCost, yang mencakup dan berisi elemen-elemen seperti stack, memori, dan opcode.

Pc dan gc akan dienkapsulasi menjadi usize, sedangkan EVMWord dienkapsulasi menjadi larik u8 dengan panjang 32.

Untuk menyederhanakan operasi yang berhubungan dengan memori, para pengembang dengan cerdik menggunakan makro Rust untuk mengekstrak informasi memori yang penting seperti sifat indeks dan rentang, serta mengimplementasikannya secara standar. Di sisi lain, ‘Penyimpanan’ diwakili oleh HashMap, dan nilai kuncinya adalah EVMWord

StackAddress diwakili sebagai sebuah usize, dengan Stack yang merupakan larik dinamis yang terdiri dari EVMWord.

MemoryAddress juga merupakan sebuah usize, dengan nilai antara 0 dan 1023, sementara Memory adalah sebuah array u8.

Baca juga: Fetch.AI (FET) Bagikan Roadmap Ambisius di Tahun 2023, Siap Ambil Alih Kenaikan Token AI?

Perlombaan zkEVM

Perlombaan zkEVM
Sumber: Coincu News

Menurut laporan, perlombaan sedang berlangsung untuk memasuki pasar dengan produk yang berfungsi baik.

Beberapa proyek terlihat berlomba untuk meluncurkan zkEVM pertama yang berfungsi penuh dan setara dengan EVM. Beberapa pesaing utama adalah Polygon zkEVM, zkSync, StarkNET, dan Scroll.

Mengutip Cryptoslate, Polygon zkEVM bersifat open-source dan bertujuan untuk memangkas biaya transaksi hingga 90%, sementara zkSync 2.0 sudah tersedia di Ethereum Testnet, memungkinkan pengembang untuk menulis smart contract Solidity.

Sementara itu, StarkNET menggunakan ZK-STARK, yang lebih aman tetapi memiliki keterbatasan, dan Scroll sedang membangun solusi komposabilitas tinggi yang memprioritaskan keamanan dan transparansi.

Polygon Mengeluarkan Dana Rp3,8 triliun untuk zkEVM

Polygon Mengeluarkan Dana Rp3,8 triliun untuk zkEVM
Sumber: The Financial Express

Pada tahun 2021, Polygon telah membeli Hermez Network senilai $250 juta atau setara dengan Rp3,8 triliun dan kemudian meluncurkan solusi Ethereum Layer-2 ZK-rollup, Polygon Hermez, pada pertengahan tahun 2022.

Pada bulan Juli 2022, Polygon mengumumkan perubahan nama Polygon Hermez menjadi Polygon zkEVM, yang mengadopsi pendekatan zkEVM Tipe-2, agar setara dengan EVM tetapi tidak setara dengan Ethereum.

Lebih lanjut, pengembang perlu mengadaptasi kode dan alat EVM ke ZK-rollup. Polygon memiliki tujuan untuk mencapai 2000 transaksi per detik dan memangkas biaya transaksi hingga 90%, membuatnya lebih murah daripada Ethereum Mainnet.

Sementara itu, Polygon telah meluncurkan zkEVM Public Testnet pada tanggal 10 Oktober 2022 lalu.


Referensi: