Polkadot (DOT): Inovasi Blockchain yang Menggemparkan Dunia Crypto!

author:

Polkadot (DOT): Inovasi Blockchain yang Menggemparkan Dunia Crypto!

Dalam dunia crypto yang terus berkembang, Polkadot muncul sebagai sebuah inovasi yang menggemparkan. Dengan pendekatan unik dalam menghubungkan berbagai blockchain, Polkadot menawarkan solusi untuk tantangan skalabilitas dan interoperabilitas yang selama ini menjadi hambatan utama dalam industri blockchain.

Apa itu Polkadot (DOT) Crypto?

Polkadot adalah sebuah platform yang berfokus pada skalabilitas dan tantangan teknis lainnya dalam jaringan blockchain. Dikembangkan oleh Peter Czaban dan Gavin Wood, salah satu pendiri Ethereum, Polkadot dirancang untuk memecah hambatan antara berbagai ekosistem blockchain, memungkinkan komunikasi tanpa perantara di antara jaringan ini. Polkadot dapat dianggap sebagai jaringan dari jaringan, memungkinkan arsitektur blockchain yang sangat berbeda untuk berinteraksi satu sama lain.

Baca juga: Beam: Mata Uang Crypto Rahasia yang Mengguncang Dunia Keuangan Digital!

Polkadot menggunakan parachains, atau blockchain khusus yang memiliki fungsionalitas dan token mereka sendiri. Jaringan ini menggunakan algoritma konsensus proof-of-stake (PoS) yang dinominasikan dan terinspirasi oleh protokol Ouroboros.

Aset asli dari Polkadot adalah token DOT. Token DOT memiliki beberapa fungsi utama dalam ekosistem Polkadot, termasuk memiliki hak suara dalam tata kelola Polkadot, digunakan untuk staking dalam mekanisme konsensus proof-of-stake Polkadot, dan digunakan untuk “bonding” dalam proses lelang parachain, di mana proyek-proyek blockchain bersaing untuk mendapatkan slot parachain di jaringan Polkadot.

Bagaimana Cara Kerja Polkadot (DOT) Crypto?

polkadot parachain
Sumber: Enjin

Polkadot terstruktur dengan blockchain utama yang disebut “relay chain” dan banyak blockchain paralel yang dibuat pengguna (atau “parachains”). Polkadot juga memiliki lapisan penghubung, atau “bridge”, yang memungkinkan nilai dan data ditransfer antara sebagian besar blockchain.

Alasan Polkadot dapat memproses semua informasi ini adalah karena banyak parachains melakukan sebagian besar pekerjaan berat untuk relay chain utama. Akibatnya, jaringan Polkadot dapat memproses lebih dari 1.000 transaksi per detik, dibandingkan dengan sekitar 7 untuk Bitcoin dan 30 untuk Ethereum.

Seiring berkembangnya jaringan dan ditambahkannya lebih banyak parachains, Polkadot diharapkan menjadi lebih cepat, dengan kecepatan yang bisa mencapai satu juta transaksi per detik.

Baca juga: Sei Network dan SEIYAN: Bintang Baru di Jagat Crypto yang Mengguncang Pasar!

Kenapa Polkadot (DOT) Crypto Populer?

Polkadot (DOT) telah mencapai rekor tertinggi dalam jumlah transaksi harian, menandai titik tertinggi dalam sejarah jaringan blockchain layer-1 ini. Peningkatan ini terutama dipicu oleh munculnya Inscriptions, sebuah inovasi yang memungkinkan penciptaan koleksi digital yang terdaftar di bagian terkecil dari blockchain. Inovasi ini telah menarik perhatian besar dan mendorong sentimen di berbagai protokol di luar Polkadot.

Selain itu, Polkadot menawarkan kecepatan dan skalabilitas yang tinggi melalui penggunaan banyak parachains yang mengurangi beban pemrosesan dari blockchain utama. Ini, bersama dengan kemampuan untuk menghubungkan berbagai blockchain, membuat Polkadot menjadi platform yang menarik bagi pengembang dan investor di dunia crypto.

Secara keseluruhan, Polkadot (DOT) telah membuktikan dirinya sebagai salah satu jaringan paling menjanjikan di masa depan, berupaya meletakkan dasar untuk berbagai keperluan. Meskipun masih dalam tahap awal, banyak perkembangan menunjukkan bahwa jalur yang telah ditetapkan Polkadot bisa menjadi standar untuk pertukaran nilai di masa depan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: