Polisi Australia Diduga Curi 81 Bitcoin Saat Penggerebekan Narkoba

Polisi Australia Diduga Curi 81 Bitcoin Saat Penggerebekan Narkoba

Seorang perwira polisi federal Australia dituduh mencuri Bitcoin dari dompet perangkat keras di tempat kejadian perkara dan mentransfernya ke bursa kripto Binance. Apa yang Terjadi? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Kronologi Pencurian Bitcoin

Komisi Anti-Korupsi Nasional (NACC) Australia menuduh seorang perwira polisi federal menghapus dompet perangkat keras Trezor yang berisi 81,62 Bitcoin (BTC) di tempat kejadian perkara. Pihak berwenang mengandalkan perangkat lunak pelacakan kripto untuk menuduh bahwa ia mentransfer Bitcoin ke dalam kepemilikannya sendiri.

Menurut laporan baru-baru ini, polisi Australia menemukan dompet perangkat keras tersebut selama penggerebekan narkoba di sebuah tempat tinggal, tetapi menunggu sekitar tiga minggu untuk mendapatkan izin pengadilan untuk mengaksesnya.

Namun, setelah mengakses dompet tersebut, tidak ada Bitcoin sama sekali, karena agen federal William Wheatley diduga mentransfernya keluar tak lama setelah penggerebekan. Dompet perangkat keras tersebut diduga memiliki 81,62 Bitcoin, yang bernilai $309.000 pada saat penggerebekan pada tahun 2019. Namun, pada saat publikasi, nilainya sekitar $4,2 juta USD.

Baca Juga: Tingkat Kesulitan Mining Bitcoin Melonjak, Tembus 80 Triliun Jelang Halving!

Penyelidikan Intensif

Detektif Sersan Deon Achtypis dari pasukan kejahatan dunia maya menunjukkan bahwa pihak berwenang awalnya percaya bahwa seorang rekan sindikat kejahatan bertanggung jawab atas pencurian Bitcoin. Namun, setelah penyelidikan ekstensif untuk menyelidiki alamat IP yang digunakan untuk mengakses Bitcoin yang dicuri, melalui perangkat lunak pelacakan kripto, Achtypis diduga menemukan tautan ke Wheatley.

Sementara itu, Wheatley mengaku tidak bersalah atas tuduhan mengeksploitasi posisinya sebagai pejabat publik untuk keuntungan pribadi, pencurian, dan keterlibatan dengan hasil kejahatan. Dia dilaporkan siap untuk menentang tuduhan mengenai Bitcoin yang dicuri dari dompet Trezor. Ini terjadi di tengah pengakuan Trezor atas pelanggaran keamanan yang mempengaruhi hampir 66.000 pengguna.

Baca Juga: Harga Bitcoin Diramalkan akan Alami Koreksi 40% Sebelum Meroket ke $150.000!

Tindakan Hukum

Wheatley saat ini menghadapi sidang komitmen di Pengadilan Magistrat Melbourne dan didakwa dengan pencurian, menggunakan properti yang diduga sebagai hasil kejahatan narkoba, dan menyalahgunakan informasi untuk keuntungannya sendiri. Komisi Integritas Penegakan Hukum Australia pertama kali mendakwa Wheatley pada bulan Desember 2022 setelah penyelidikan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi