Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida Ungkap Dukungan Kuat untuk Web3 dan Metaverse!

author:

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida Ungkap Dukungan Kuat untuk Web3 dan Metaverse!

Konferensi WebX, ajang teknologi digital terbesar di Asia, baru-baru ini menampilkan tokoh-tokoh penting Jepang seperti Koichi Hagiuda dan Perdana Menteri Fumio Kishida. Keduanya menyatakan dukungan mereka terhadap teknologi Web3, dengan Hagiuda menyoroti lingkungan regulasi yang sudah ada di Jepang dan komitmen untuk mendorong pertumbuhan Web3.

Dukungan Jepang terhadap Teknologi Web3

perdana menteri fumio kishida
Perdana Menteri Fumio Kishida – Sumber: Detik.com

Koichi Hagiuda, ketua Dewan Penelitian Kebijakan Partai Demokrat Liberal Jepang, menekankan bahwa bahkan mereka yang tidak familiar dengan industri ini harus mengambil sikap yang inklusif. Ini menunjukkan komitmen Jepang untuk mendorong pertumbuhan teknologi Web3 dan menjadi pemimpin dalam inovasi teknologi.

Baca juga: Solid! Perusahaan Teknologi Jepang Kompak Membangun ‘Kawasan Ekonomi Metaverse’

Di sisi lain, Perdana Menteri Fumio Kishida menekankan potensi transformatif Web3 dan kemampuannya untuk membawa perubahan sosial. Dia menyatakan harapannya bahwa konferensi ini akan mendorong proyek-proyek baru yang berpengaruh secara global, khususnya dalam ruang Metaverse.

Pada bulan April 2023 lalu, sebuah kelompok dari Partai Demokrat Liberal Jepang membagikan dokumen dengan rencana tentang bagaimana mengembangkan industri cryptocurrency negara tersebut. Ide mereka termasuk mengubah aturan pajak, membuat aturan akuntansi lebih jelas, dan menempatkan hukum untuk organisasi online yang terdesentralisasi.

Strategi Promosi Teknologi ‘Cool Japan’

jepang dukung teknologi web3
Sumber: Coin Desk

Rekomendasi ini, sebagai bagian dari strategi promosi teknologi “Cool Japan” Perdana Menteri Fumio Kishida, bertujuan untuk menjadikan Jepang sebagai yurisdiksi yang ramah kripto dan menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam inovasi yang bertanggung jawab dan netral teknologi.

Baru-baru ini, All Nippon Airways (ANA), grup maskapai penerbangan terbesar di Jepang, telah meluncurkan pasar NFT, ANA GranWhale, yang menampilkan fotografi penerbangan dan koleksi digital di blockchain Ethereum.

Sementara itu, kementerian keuangan Jepang terus mengevaluasi kelayakan mata uang digital bank sentral (CBDC), meskipun Bank of Japan saat ini tidak memiliki rencana konkret untuk mata uang digital semacam itu.

Baca juga: Yen Jepang Mengalami Volatilitas Tinggi, Kini Bitcoin (BTC) Jadi Tempat Berlindung?

Masa Depan Web3 di Jepang

Dengan dukungan yang kuat dari pemerintah dan industri, masa depan Web3 di Jepang tampaknya cerah. Dengan teknologi Web3, Jepang memiliki potensi untuk menjadi pemimpin dalam inovasi teknologi dan membawa perubahan sosial yang signifikan.

Namun, masih ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Misalnya, perlu ada infrastruktur yang memadai untuk mendukung operasional Web3, dan masyarakat perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang cara kerja teknologi ini.

Selain itu, ada juga pertanyaan tentang bagaimana Jepang dan komunitas global akan menerima dan beradaptasi dengan teknologi Web3. Meski demikian, dengan dukungan yang kuat dari pemerintah dan industri, Jepang telah menunjukkan bahwa mereka siap untuk memasuki era baru dalam teknologi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: