PM Han Duck-soo: “Misi Globalisasi Hangeul di Era AI!”

PM Han Duck-soo: “Misi Globalisasi Hangeul di Era AI!”

Dalam pengumuman penting di Sejong Arts Center, Perdana Menteri Han Duck-soo melalui Menteri Dalam Negeri Lee Sang-min, mengungkapkan sikap proaktif pemerintah dalam mempersiapkan diri untuk era kecerdasan buatan.

Fokus utama adalah menyebarluaskan nilai Hangeul, dengan Han mengekspresikan ambisinya agar alfabet Korea memainkan peran penting dalam lanskap global kecerdasan buatan. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Peran Global Hangeul di Era AI

peran global hangeul ai
Sumber: OECD

Dalam pidato visioner, Perdana Menteri Han Duck-soo memperkenalkan roadmap strategis pemerintah untuk menghadapi tantangan dan peluang yang disajikan oleh era kecerdasan buatan yang akan datang.

Menekankan atribut unik Hangeul, ia menyoroti posisinya yang berbeda sebagai satu-satunya alfabet di dunia dengan pencipta yang diketahui, prinsip penciptaan, dan filosofi yang jelas. Han menekankan pengakuan baru-baru ini terhadap Hangeul sebagai set karakter yang paling cocok untuk era digital, dengan mengutip peningkatan penggunaannya dalam bisnis domestik dan internasional yang menyediakan layanan bahasa Korea.

Perdana Menteri Han mengungkapkan rasa kagumnya saat menyaksikan Hangeul dan alfabetnya digunakan dalam pengembangan model bahasa besar dalam bidang kecerdasan buatan. Tanpa mengutip secara eksplisit, ia menyampaikan kejutan dan kekagumannya terhadap adaptabilitas bahasa dan minat global yang telah ditimbulkannya.

Baca Juga: VitaDAO Luncurkan Matrix Biosciences, Penelitian Penuaan dan Pengobatan Kanker!

Ekspansi Pengaruh Budaya Melalui Pendidikan

Di luar ranah teknologi, Perdana Menteri Han menekankan pentingnya menyebarkan budaya Korea secara internasional. Komitmen pemerintah meluas hingga memperluas jaringan King Sejong Institutes, yang mengajarkan bahasa dan budaya Korea, hingga 350 fasilitas global pada tahun 2027.

Rencana ambisius ini bertujuan untuk memfasilitasi pemahaman yang lebih dalam tentang warisan budaya Korea, sehingga semakin memperkuat pengaruh global Hangeul dan budaya Korea.

Baca Juga: Uni Eropa Siapkan Regulasi Ketat Baru untuk Model AI Besar, Apakah Startup Terancam?

Visi Perdana Menteri Han

visi perdana menteri han
Sumber: BNN Breaking

Pengumuman visioner Perdana Menteri Han Duck-soo menandai momen penting dalam lintasan Korea menuju prominensi global. Saat dunia berada di ambang era kecerdasan buatan, kejelian strategis Han dan komitmennya untuk membagikan nilai Hangeul menempatkan Korea di garis depan inovasi linguistik dan budaya.

Atribut unik Hangeul, yang dirayakan sebagai satu-satunya alfabet dengan pencipta yang diketahui dan filosofi yang berbeda, menemukan resonansi di era digital, menjadikannya pilihan yang tepat untuk lanskap teknologi yang akan datang.

Seiring Perdana Menteri Han memulai misi diplomatik ke Prancis, Denmark, Kroasia, dan Yunani, visinya bergema secara global. Fusi kecakapan teknologi, kekayaan budaya, dan keunikan linguistik menempatkan Korea sebagai mercusuar dalam narasi berkembang dari era kecerdasan buatan. Dalam latar belakang pengungkapan strategis Han, Korea muncul tidak hanya sebagai kekuatan ekonomi tetapi juga sebagai pelopor budaya dan linguistik, siap untuk membentuk wacana masa depan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: