Pimpinan Utama Stars Arena Mengundurkan Diri, Apa yang Sedang Terjadi?

author:

Pimpinan Utama Stars Arena Mengundurkan Diri, Apa yang Sedang Terjadi?

Dalam era digital yang semakin maju, kabar terkini datang dari Stars Arena, sebuah platform keuangan sosial yang berjalan di atas Avalanche. Chill Pill, CEO mereka, baru-baru ini mengundurkan diri dari jabatannya.

Kejadian ini memicu berbagai spekulasi dan pertanyaan, terutama mengingat Stars Arena baru saja mengalami dua insiden eksploitasi besar beberapa hari setelah diluncurkan.

Pimpinan Utama Stars Arena Mengundurkan Diri

stars arena
Sumber: Twitter

Chill Pill, pemimpin utama Stars Arena, telah memutuskan untuk mengundurkan diri. Pengunduran diri ini terjadi kurang lebih sebulan setelah platform keuangan sosial desentralisasi ini mengalami eksploitasi smart contract yang signifikan.

Baca juga: Stars Arena Pulihkan 90% Dana yang Dicuri Setelah Tawarkan Hadiah $257 Ribu

Stars Arena mengumumkan kabar ini dan menambahkan bahwa tim mereka sedang berusaha untuk memulihkan kepercayaan komunitas. Chill Pill juga membagikan berita pengunduran dirinya melalui tweet, namun tidak ada penjelasan yang diberikan oleh Stars Arena atau Chill Pill tentang alasan pengunduran diri ini.

Setelah kabar ini, banyak anggota komunitas crypto terkejut bahwa Stars Arena memiliki CEO, karena platform sosial ini tidak transparan tentang tim yang mengelola proyek tersebut. Beberapa orang bahkan mencatat bahwa pengunduran diri ini adalah salah satu yang tercepat di ruang ini.

Stars Arena Mengalami Eksploitasi

Stars Arena diluncurkan pada akhir September dan merupakan replika dari Friend.tech yang berbasis Ethereum. Stars Arena memungkinkan pengguna untuk mengintegrasikan akun mereka ke platform sambil menggunakan koin asli Avalanche, AVAX, untuk membeli saham yang dikenal sebagai “tiket” dari para pencipta.

Namun, Stars Arena telah mengalami beberapa serangan. Eksploitasi pertama Stars Arena merugikan platform sebesar $2.000, dengan tim meyakinkan pengguna bahwa mereka telah memperbaiki kerentanan tersebut. Kendati demikan, dua hari setelah insiden pertama, protokol ini kembali diserang, kali ini mengakibatkan pencurian yang lebih besar.

Baca juga: Ledakan Stars Arena di Avalanche: Kesuksesan, Kontroversi, dan Ancaman!

Perubahan dalam Tim Stars Arena

Sumber: Twitter

Setelah pengunduran diri CEO, Stars Arena juga kehilangan anggota tim lainnya. Seorang pengguna dengan nama @KookCapitalLLC telah “diberhentikan dari tugasnya sebagai anggota tim Stars Arena,” tulis platform tersebut.

“Kami terus melakukan transisi ke tim baru tanpa kehadiran anggota lama.” Kook mencatat di media sosial bahwa dia pergi karena “masalah serius dengan manajemen dan arah selama beberapa waktu.”

Kepergian ini terjadi setelah CEO Stars Arena, Chill Pill, mengundurkan diri sehari sebelumnya pada 29 Oktober.

Dengan pengunduran diri CEO dan perubahan dalam tim, masa depan Stars Arena tampaknya penuh dengan tantangan. Namun, dengan komitmen untuk memulihkan kepercayaan komunitas dan melakukan perubahan yang signifikan, Stars Arena berharap dapat pulih dan terus berkembang di dunia keuangan sosial yang semakin kompetitif.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: