Diskusi Panas: Penyimpanan Bitcoin Ordinals Versus Penyimpanan NFT off-chain

author:

Diskusi Panas: Penyimpanan Bitcoin Ordinals Versus Penyimpanan NFT off-chain

Dalam dunia crypto yang terus berkembang, para pencipta kini dihadapkan pada dilema memilih antara penyimpanan NFT on-chain dan off-chain. Keputusan ini tidak hanya berpengaruh pada keamanan dan kelangsungan karya digital, tetapi juga pada biaya dan efisiensi.

Artikel ini akan menggali lebih dalam tentang pertimbangan yang harus kamu lakukan sebelum menentukan rumah digital untuk NFT-mu.

Penyimpanan NFT On-Chain: Keabadian atau Kemacetan?

pasar nft melonjak

Bitcoin Ordinals telah membawa perubahan signifikan dalam cara penyimpanan NFT. Dengan Ordinals, data NFT disimpan langsung di blockchain, menawarkan keabadian dan keamanan yang lebih tinggi. Namun, ini juga memicu perdebatan tentang apakah NFT seharusnya berada di jaringan Bitcoin, dengan beberapa pihak berpendapat bahwa ini menyebabkan kemacetan.

Baca juga: Heboh! Pasar Bitcoin Ordinals Pecahkan Rekor dengan Volume Perdagangan $36 Juta

Di sisi lain, pendukung Ordinals menekankan bahwa kehadiran NFT di Bitcoin meningkatkan volume transaksi dan memberi imbalan lebih bagi para penambang. Penyimpanan off-chain yang menjadi norma pada tahun 2022 kini dipertanyakan, terutama setelah insiden kebangkrutan FTX yang menyebabkan NFT dengan penyimpanan off-chain menampilkan gambar kosong.

Jana Bertram dari Rari Foundation menyoroti risiko penyimpanan off-chain, sementara Witek Radomski dari Atlas Development (Enjin) menyarankan bahwa untuk data besar, off-chain lebih efisien biaya.

“Menurut saya, para kreator harus memutuskan apa yang layak mendapatkan perlakuan khusus dan apa yang bisa hidup di awan.”

Hybrid Storage: Solusi Tengah untuk NFT?

Sebagai alternatif, solusi hybrid seperti Filecoin dan InterPlanetary File System (IPFS) menawarkan opsi penyimpanan terdesentralisasi yang dirancang khusus untuk penyimpanan. Radomski menekankan bahwa IPFS memberikan keuntungan desentralisasi dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan penyimpanan on-chain di Bitcoin. Ini bisa menjadi pilihan menarik bagi pencipta yang mencari keseimbangan antara keamanan dan efisiensi biaya.

Baca juga: Volume Penjualan Harian Polygon Geser Posisi Solana di Pasar NFT!

Bertram menambahkan bahwa keputusan penyimpanan NFT harus didasarkan pada tujuan penggunaannya.

“Misalnya, NFT yang mewakili sertifikat rumah mungkin memerlukan penyimpanan on-chain, sedangkan NFT untuk keanggotaan loyalitas merek dapat menemukan kecukupan yang cukup dalam keberadaan off-chain.”

Pada akhirnya, memilih antara penyimpanan on-chain dan off-chain untuk NFT bukanlah keputusan yang mudah. Setiap pilihan memiliki konsekuensi yang berbeda terkait keamanan, biaya, dan keberlanjutan.

Sebagai pencipta di era Web3, kamu harus mempertimbangkan semua aspek ini untuk memastikan bahwa NFT-mu tidak hanya aman dan terjangkau, tetapi juga dapat diakses dan dinikmati oleh semua orang di masa depan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: