Pewaris Cartier Ditangkap karena Pencucian Uang Menggunakan Kripto

Pewaris Cartier Ditangkap karena Pencucian Uang Menggunakan Kripto

Jakarta, Pintu News – Seorang pewaris kerajaan perhiasan Cartier ditangkap pada tanggal 2 Mei oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) atas tuduhan pencucian uang hasil perdagangan narkoba menggunakan stablecoin USDT Tether. Penangkapan ini menandai persimpangan langka antara orang-orang berpengaruh dan kejahatan terkait kripto. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Pewaris Cartier Diduga Mencoba Mengimpor 100 Kilogram Kokain

Surat dakwaan Cartier menunjukkan bahwa ia diduga menggunakan perusahaan cangkang, yang dipresentasikan kepada lembaga keuangan sebagai bisnis perangkat lunak dan teknologi yang sah, dan menggunakan rekening perusahaan-perusahaan ini sebagai money transmitter tanpa izin.

Terungkap juga bahwa pewaris Cartier dan kaki tangannya dari Kolombia diduga berhasil mencuci $14,5 juta stablecoin USDT sebelum penangkapan mereka. Dia saat ini sedang menunggu hukuman di pusat penahanan Miami dan menghadapi empat tuduhan pelanggaran pidana sementara kaki tangannya ditahan di Kolombia.

Baca Juga: MonoMoney: Jalan Menuju Masa Depan yang Berbeda

Tether Merencanakan Langkah Anti Pencucian Uang di Tengah Penangkapan Cartier

money laundering kyle chasse
Sumber: Akun X Kyle Chasse

Dakwaan pewaris Cartier atas dugaan keterlibatannya dalam pencucian uang menggunakan USDT muncul di tengah upaya Tether untuk meningkatkan pemantauan transaksi stablecoin tersebut. Dakwaan tersebut menyusul laporan PBB yang menandai USDT sebagai kripto pilihan di antara para pencuci uang.

Awal bulan ini, Tether mengumumkan kemitraannya dengan Chainalysis untuk meluncurkan alat pemantauan dan analisis yang akan dapat mengidentifikasi dompet yang mungkin menimbulkan risiko atau terkait dengan alamat terlarang atau yang dikenai sanksi.

Banyak ahli percaya bahwa kolaborasi dengan Chainalysis merupakan langkah kunci dalam upaya Tether untuk membangun transparansi dan keamanan di pasar mata uang kripto.

Perusahaan berharap dapat meningkatkan kemampuannya untuk mengidentifikasi dan mengurangi risiko yang terkait dengan transaksi USDT dengan memanfaatkan keahlian Chainalysis dalam intelijen blockchain. Tether juga telah proaktif terhadap aktivitas terlarang dengan berkolaborasi dengan badan penegak hukum.

Baca Juga: MoneyGram Bergegas ke Dunia Crypto dengan Dompet Non-Kustodian Baru!

Kolaborasi Tether dengan Chainalysis untuk Meningkatkan Keamanan

Tether telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan dan transparansi platformnya. Salah satu langkah penting yang diambil Tether adalah berkolaborasi dengan Chainalysis, sebuah perusahaan intelijen blockchain.

Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Tether dalam mengidentifikasi dan mencegah aktivitas pencucian uang dan kejahatan keuangan lainnya. Chainalysis akan menyediakan Tether dengan alat dan layanan untuk memantau transaksi USDT dan mengidentifikasi pola aktivitas yang mencurigakan.

Alat-alat ini akan membantu Tether untuk mengidentifikasi dompet yang berisiko tinggi terlibat dalam aktivitas ilegal dan mengambil tindakan yang sesuai untuk mencegah pencucian uang dan kejahatan keuangan lainnya.

Kolaborasi antara Tether dan Chainalysis merupakan langkah penting dalam upaya Tether untuk meningkatkan keamanan dan transparansi platformnya. Dengan memanfaatkan keahlian Chainalysis dalam intelijen blockchain Tether berharap dapat lebih efektif dalam mengidentifikasi dan mencegah aktivitas pencucian uang dan kejahatan keuangan lainnya.

Kesimpulan

Penangkapan pewaris Cartier dan kaki tangannya menunjukkan bahwa pencucian uang menggunakan kripto bukanlah masalah sepele. Pemerintah dan lembaga keuangan harus bekerja sama untuk mencegah penggunaan kripto untuk kegiatan kriminal.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi