Tetap Fokus pada Metaverse, Mark Zuckerberg Ungkap Kelebihan AI untuk Penemuan Konten!

Tetap Fokus pada Metaverse, Mark Zuckerberg Ungkap Kelebihan AI untuk Penemuan Konten!

Dikutip dari Cryptopslate, selama earning calls Q1 pada tanggal 26 April 2023, Meta, perusahaan yang memiliki Facebook dan Instagram ini berbicara tentang bagaimana mereka menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Simak berita lengkapnya berikut ini!

AI Dapat Mendorong Penemuan Konten

ai dapat mendorong penemuan konten
Sumber: Pxfuel

Dilansir dari Cryptoslate, CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyebut AI sebagai salah satu dari dua gelombang teknologi utama di samping Metaverse yang menjadi prioritas dalam roadmap perusahaan.

Zuckerberg mengatakan bahwa AI sudah mendorong penemuan konten. Dia menyampaikan bahwa, di Facebook dan Instagram, 20% dari konten feed pengguna disarankan oleh AI dan berasal dari akun yang tidak diikuti oleh pengguna. Dia mengatakan bahwa ini merupakan 40% dari konten yang terlihat di Instagram.

CEO Meta juga mengatakan bahwa AI telah digunakan untuk mengarahkan pengguna ke Instagram setelah peluncuran platform video Facebook, Reels.

Proyek Meta pada AI juga meningkatkan monetisasi, menurut Zuckerberg, dengan efisiensi monetisasi Reels meningkat 30% di Instagram dan meningkat 40% di Facebook dari kuartal ke kuartal.

Baca Juga: Beres Kerja Sama dengan Meta, Petinggi Microsoft Yakin Metaverse Punya Masa Depan!

Metaverse Masih Menjadi Prioritas Meta

metaverse prioritas meta
Sumber: Marketing Edge

Zuckerberg lebih lanjut menyarankan agar perusahaannya tetap fokus pada “Metaverse”.

“Jadi saya hanya ingin mengatakan di awal bahwa kami telah berfokus pada AI dan Metaverse selama bertahun-tahun, dan kami akan terus fokus pada keduanya,” ujar Zuckerberg, dikutip dari Cryptoslate, Jumat (28/4/2023).

Dia mengatakan bahwa kedua bidang tersebut akan bekerja sama, menyoroti bahwa mixed reality melibatkan penggunaan teknologi AI untuk menggabungkan dunia fisik dengan objek digital.

Zuckerberg juga mengatakan bahwa Meta bermaksud untuk membuat sistem operasi yang berpusat pada AI untuk headset AR-nya dan percaya bahwa hal tersebut akan menjadi dasar untuk komputasi generasi berikutnya.

CEO tidak secara khusus menyebutkan NFT berbasis blockchain, yang sering dianggap sebagai bagian dari “Metaverse” yang lebih umum.

Pada bulan Maret 2023, Metaverse sempat ramai menjadi perbincangan karena adanya pernikahan yang diselenggarakan secara virtual di Metaverse. Baca berita lengkapnya di Lagi Viral, Apa Itu Pernikahan Metaverse dan Berapa Biayanya?

Referensi: