Kejutan Besar! Perusahaan Crypto Belanda Menang Gugatan Hukum Senilai $2,3 Juta

Kejutan Besar! Perusahaan Crypto Belanda Menang Gugatan Hukum Senilai $2,3 Juta

Dalam putusan yang mengejutkan, perusahaan crypto Belanda, Bitvavo dan Coinmerce, berhasil memenangkan gugatan hukum terhadap tagihan regulasi sebesar $2,3 juta. Keputusan ini menjadi tonggak penting dalam perkembangan industri crypto di Belanda. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Perang Hukum Melawan Bank Sentral Belanda

Bank Sentral Belanda (DNB) mendapat sorotan tajam atas tindakannya yang dianggap melampaui batas hukum dengan membebankan biaya registrasi anti-pencucian uang kepada perusahaan.

Dua putusan hukum menyatakan bahwa pendekatan DNB dalam mengevaluasi permohonan registrasi bertentangan dengan kewajiban registrasi yang ditujukan untuk penyedia layanan crypto, sesuai dengan direktif anti-pencucian uang Uni Eropa.

Akibatnya, dianggap ilegal untuk membebankan biaya pengawasan untuk tahun fiskal 2021 kepada entitas layanan crypto. Meski hukum ini sejalan dengan norma-norma tata kelola yang efisien dan menegaskan bahwa perusahaan harus terus diakui sebagai entitas yang diawasi, putusan ini tidak berpengaruh terhadap biaya tahun 2020. Selain itu, gugatan terpisah mengenai biaya tahun 2022 masih dalam proses litigasi.

Baca Juga: Penyelidik Blockchain Batalkan Gugatan Terhadap ZachXBT, Apa yang Terjadi di Industri Blockchain?

Belanda dan Sikap Ketatnya Terhadap Industri Crypto

belanda dan crypto
Sumber: Coingeek

Belanda dikenal dengan sikap ketatnya terhadap perusahaan crypto. Hal ini terbukti dengan penegakan denda besar kepada bursa terkemuka seperti Coinbase dan Binance karena tidak mematuhi persyaratan registrasi. Selain itu, karena regulasi DNB yang ketat, bursa *crypto* Gemini menarik operasinya dari negara tersebut, sementara Binance memindahkan kliennya di Belanda ke Coinmerce.

Namun, keputusan pengadilan ini disambut baik oleh kelompok industri. Patrick van der Meijde, Presiden United Bitcoin Companies of the Netherlands (VBNL) – koalisi yang mengatur pengaduan – menyatakan kepuasannya atas keputusan pengadilan. Dia menyoroti pelanggaran kewajiban registrasi, yang berasal dari undang-undang anti-pencucian uang Uni Eropa, di Belanda, dengan menekankan bahwa biaya yang tinggi seharusnya tidak dipindahkan karena jatuh di luar yurisdiksi DNB.

Baca Juga: Gugatan Ripple vs SEC: Akankah Ada Penyelesaian? Ini yang Harus Kamu Ketahui!

Refleksi dan Implikasi dari Keputusan Pengadilan

Biaya pengawasan crypto untuk tahun 2022 ditetapkan sebesar 2,2 juta Euro ($2,3 juta), dan angka ini diperkirakan akan terus meningkat setiap tahunnya. Meski hasil hukum ini menjadi tonggak penting bagi bisnis crypto di Belanda, ini juga menunjukkan perlunya badan regulasi untuk bergerak dengan bijaksana antara memastikan kepatuhan regulasi yang ketat dan menciptakan lingkungan operasional yang kondusif bagi platform crypto.

Keputusan ini membuka babak baru dalam sejarah industri crypto di Belanda. Dengan kemenangan ini, perusahaan crypto di Belanda dapat bernapas lega dan berharap untuk masa depan yang lebih cerah dalam industri ini.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: