Kemendagri Uni Eropa Adakan Pertemuan G20: NFT & AI Masuk Pokok Pembahasan

Kemendagri Uni Eropa Adakan Pertemuan G20: NFT & AI Masuk Pokok Pembahasan

Kementerian Dalam Negeri Uni Eropa akan menggelar pertemuan G20 Summit selama dua hari bertempat di Gurugram, Haryana, India dari tanggal 13 sampai 14 Juli 2023. Dalam pertemuan tersebut topik yang dibahas seputar isu-isu kejahatan dan keamanan di era teknologi seperti blockchain, NFTs (Non-Fungible Tokens), AI (Artificial Intelligence), dan Metaverse. Pertemuan ini merupakan langkah penting dalam mengatasi tantangan yang muncul seiring dengan perkembangan teknologi dan mengembangkan strategi untuk menghadapi risiko yang terkait.

Melansir Financial Express, tujuan utama dari pertemuan G20 ini adalah untuk mengatasi tantangan yang timbul dari perkembangan teknologi seperti blockchain, NFTs, AI, dan metaverse dalam hal kejahatan dan risiko keamanan. Pertemuan ini diharapkan dapat menciptakan kerangka kerja yang efektif untuk melawan kejahatan siber, pencucian uang, dan aktivitas ilegal lainnya yang terkait dengan teknologi ini.

Perwakilan Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Uni Eropa mengatakan, “MHA akan menjadi tuan rumah ‘Konferensi G20 tentang Kejahatan dan Keamanan di Era NFT, AI, dan Metaverse’ pada 13-14 Juli. Konferensi ini akan mempertemukan negara-negara G20, sembilan negara undangan khusus, dan pakar domain dari seluruh dunia untuk mempelajari tantangan kemajuan teknologi,”

G20 India Mendapat Dukungan Penuh dari Stakeholder

Pada gelaran G20 mendatang ini bekerja sama dengan banyak pihak di antaranya, Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India, Kementerian Luar Negeri India, Sekretariat Dewan Keamanan Nasional India, dan Biro Investigasi Pusat India. Selain itu, jajaran universitas seperti Rashtriya Raksha University, National Forensic Science University, National Law School of India University, Interpol dan UNODC mengambil peran sebagai mitra penyelenggara acara G20.

Dalam pertemuan G20 ini, para ahli, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara akan berkumpul untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam memerangi kejahatan siber dan mengatasi risiko yang muncul dalam penggunaan NFTs, AI, dan metaverse. Kerja sama internasional diharapkan akan mendorong langkah-langkah keamanan yang lebih baik dan perlindungan yang lebih efektif bagi individu, perusahaan, dan pemerintah.

Konferensi G20 India Dorong Dampak Positif

Pertemuan G20 yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri Uni Eropa ini menunjukkan kesadaran global akan pentingnya mengatur dan melindungi teknologi baru yang sedang berkembang. Melalui kerja sama internasional dan pengembangan kerangka kerja yang sesuai, diharapkan teknologi seperti blockchain, NFT, AI, dan metaverse dapat berkembang dengan aman dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Referensi: