Binance: Permohonan Maaf CZ dan Harapan untuk Awal yang Baru

Binance: Permohonan Maaf CZ dan Harapan untuk Awal yang Baru

Jakarta, Pintu News – Changpeng Zhao (CZ), mantan CEO Binance, telah mengajukan surat permintaan maaf kepada pengadilan pada tanggal 24 April. CZ, yang sebelumnya telah mengaku bersalah atas tuduhan kriminal, menyatakan penyesalannya menjelang tanggal hukumannya yang akan datang. Ia menulis, “Saya meminta maaf atas keputusan saya yang buruk dan menerima tanggung jawab penuh.”

Permohonan Maaf dan Pengakuan Kesalahan

Dalam suratnya, CZ mengakui bahwa ia seharusnya memperkenalkan perubahan kepatuhan di Binance pada tahap awal. Ia juga mencatat bahwa bursa crypto tersebut akhirnya telah memperkenalkan kontrol yang “ketat” di bawah kepemimpinannya. Ia menekankan bahwa ia “secara sukarela menyerah dan bertanggung jawab” dalam kasus saat ini, berharap untuk menyelesaikan masalah di pengadilan sehingga ia dapat “mencoba lagi”.

Baca Juga: Binance vs SEC: Mencari Dukungan dari Pemerintah AS

CZ menulis, “Yakinlah bahwa [ini] tidak akan pernah terjadi lagi. Terimalah jaminan saya bahwa ini akan menjadi satu-satunya pertemuan saya dengan sistem peradilan pidana…”

Zhao mendukung permintaannya untuk kesempatan kedua dengan menggambarkan jalur karier yang “tidak konvensional” di mana ia menjalani kehidupan sederhana dan mengembalikan uang investor setelah perusahaan rintisannya gagal.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Changpeng Zhao CZ, CEO Binance

Selain CZ, puluhan individu lainnya juga menulis surat dukungan, termasuk keluarga, teman, karyawan Binance, relawan, pengguna, serta pejabat industri dan pemerintah. Yi He, salah satu pendiri Binance yang juga merupakan istri CZ, mengakui kesalahan di Binance tetapi memuji “keadilan, integritas, dan rasa tanggung jawab” Zhao.

Ia juga mengutip upaya Binance yang gagal untuk menyelamatkan FTX pada tahun 2022 sebagai insiden yang mendorong Zhao untuk meningkatkan privasi Binance dengan membuat alamat bursa itu sendiri transparan dan menambahkan fitur akuntabilitas lainnya.

Kumpulan surat tersebut mencakup kiriman dari CEO JAN3 dan mantan CSO Blockstream Samson Mow, CEO Bitfury Group Val Vavilov, dan CEO Paxos Asia Richmond Teo. Surat-surat tersebut secara kolektif menggambarkan Zhao sebagai CEO yang berkomitmen pada Binance dan keluarganya sambil menjalani kehidupan sederhana. Para penulis menggambarkan Zhao sebagai “jujur”, “pekerja keras”, “rendah hati”, dan “disiplin”.

Harapan untuk Hukuman yang Adil

Hanya beberapa dari surat tersebut yang secara eksplisit meminta hukuman yang lebih ringan, dan Zhao tidak secara langsung meminta pengurangan hukuman dalam suratnya sendiri. Departemen Kehakiman AS meminta hukuman penjara 36 bulan dan denda $50 juta terhadap Zhao. Hukuman CZ dijadwalkan pada tanggal 30 April.

Baca Juga: Token W dari Wormhole Meluncur di Beberapa Blockchain, Mengubah Cara Interaksi Blockchain!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi