Pemerintahan Biden Keluarkan Perintah Eksekutif tentang Standar Keamanan AI

author:

Pemerintahan Biden Keluarkan Perintah Eksekutif tentang Standar Keamanan AI

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, baru-baru ini mengeluarkan perintah eksekutif yang menetapkan standar baru untuk keamanan dan kepercayaan dalam penggunaan kecerdasan buatan (AI). Apakah ini langkah maju atau malah membuka pintu bagi ancaman baru?

Standar Baru untuk Keamanan AI

g7 kode etik ai

Perintah eksekutif Biden menetapkan enam standar utama untuk keamanan AI. Standar pertama mengharuskan pengembang sistem AI paling canggih untuk berbagi hasil tes keamanan dan informasi kritis dengan pemerintah.

Baca juga: Negara G7 Luncurkan Kode Etik AI, Apa Saja Isinya?

Selanjutnya, Institut Standar dan Teknologi Nasional akan mengembangkan alat dan tes standar untuk memastikan keamanan, keamanan, dan kepercayaan AI. Pemerintahan Biden juga berupaya melindungi terhadap risiko penggunaan AI untuk merancang “bahan biologis berbahaya” melalui standar penyaringan sintesis biologis baru.

Standar lainnya mencakup upaya perlindungan dari penipuan dan penipuan yang diaktifkan oleh AI. Standar dan praktik terbaik untuk mendeteksi konten yang dihasilkan AI dan mengautentikasi konten resmi akan ditetapkan.

Perlindungan Privasi dan Dampak Sosial AI

Perintah eksekutif ini juga menyoroti risiko privasi AI. Biden secara resmi meminta Kongres untuk mengesahkan undang-undang privasi data bipartisan untuk memprioritaskan dukungan federal untuk pengembangan dan penelitian teknik dan teknologi privasi.

Pejabat di AS juga berencana untuk fokus pada kemajuan dalam kesetaraan dan hak sipil dalam AI, menggunakan AI secara bertanggung jawab untuk kepentingan konsumen dan memantau dampak teknologi ini pada pasar kerja, di antara topik-topik sosial lainnya.

Baca juga: OpenAI Luncurkan Tim Khusus untuk Meneliti Risiko AI bagi Umat Manusia

Regulasi AI di Tingkat Global

Perintah ini juga merinci rencana administrasi untuk keterlibatan dengan regulasi AI di seluruh dunia. AS adalah salah satu dari tujuh negara G7 yang baru-baru ini setuju pada kode etik sukarela untuk pengembang AI.

Dalam pemerintahan itu sendiri, rencana untuk merilis standar yang jelas untuk “melindungi hak dan keselamatan, meningkatkan pengadaan AI, dan memperkuat penyebaran AI,” serta memberikan pelatihan AI untuk semua karyawan di bidang yang relevan.

Pada akhirnya, perintah eksekutif ini merupakan langkah penting dalam mengatur penggunaan AI. Namun, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang bagaimana teknologi ini akan mempengaruhi masyarakat dan ekonomi kita di masa depan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: