Terjadi Penurunan Aktivitas Stablecoin di Amerika Serikat, Apa yang Terjadi?

author:

Terjadi Penurunan Aktivitas Stablecoin di Amerika Serikat, Apa yang Terjadi?

Menurut laporan terbaru dari Chainalysis, volume perdagangan stablecoin di Amerika Serikat mengalami penurunan. Meskipun AS awalnya memainkan peran penting dalam melegitimasi dan memulai pasar stablecoin, tampaknya lebih banyak pengguna crypto yang beralih ke platform luar negeri untuk aktivitas terkait stablecoin.

Amerika Serikat Kehilangan Pasar Stablecoin ke Luar Negeri

Laporan terbaru dari Chainalysis mencatat bahwa stablecoin bertanggung jawab atas lebih dari 50% dari semua volume transaksi on-chain di bursa terpusat.

Inflow stablecoin ke bursa berlisensi AS vs non-lisensi AS, Jul 2022 – Jun 2023. Sumber: Chainalysis

Baca juga: Amerika Serikat Mendominasi Pasar Crypto Global dengan Transaksi $1 Triliun dalam 1 Tahun!

Namun, selama periode antara Juni 2023 hingga Juli 2022, sebagian besar arus masuk stablecoin ke 50 layanan crypto terbesar telah beralih dari layanan yang berlisensi di AS ke layanan di luar negeri.

Pada bulan Juni, 54,6% dari total arus masuk stablecoin ke 50 layanan teratas mengalir ke bursa yang tidak berlisensi di AS.

Keprihatinan Pemerintah AS Terhadap Regulasi Stablecoin

Meskipun mayoritas stablecoin diikat dengan dolar AS, pemerintah AS telah meningkatkan upaya regulasi mereka terhadap stablecoin.

Lebih dari 90% aktivitas stablecoin terjadi dalam stablecoin yang diikat dengan dolar AS. Oleh karena itu, regulator AS memiliki kepentingan besar dalam mengatur stablecoin, terutama mengingat peran sentral cadangan yang didenominasi dalam USD terhadap aset-aset ini.

Jason Somensatto dari Chainalysis menekankan bahwa meskipun ada kompleksitas dalam mengatur stablecoin, masalah ini diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

Kondisi Pasar Stablecoin Saat Ini

regulasi crypto stablecoin

Menurut DefiLlama, kapitalisasi pasar total stablecoin saat ini adalah $124,56 miliar, dengan USDT mendominasi dengan pangsa 67,6%.

Baca juga: Stablecoin: Mata Uang Digital yang Menguasai Pasar Treasury AS dan Risiko Depresiasinya

Pada 22 September 2023 lalu, diketahui bahwa kapitalisasi pasar stablecoin turun menjadi $124 miliar, level terendah sejak Agustus 2021.

Di antara 118 stablecoin, BUSD dan FRAX mencatat penurunan terbesar di antara 10 besar berdasarkan kapitalisasi pasar. Kapitalisasi pasar BUSD turun 19,2% menjadi $2,5 miliar, sementara FRAX mengalami penurunan 16,7%, dengan kapitalisasi pasar turun menjadi $670 juta.

Dengan perubahan dinamika di pasar stablecoin dan meningkatnya perhatian regulator, masa depan stablecoin di AS tetap menjadi topik perdebatan. Namun, satu hal yang pasti, stablecoin akan terus memainkan peran penting dalam ekosistem crypto global.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: