Pengguna Misterius Habiskan $64.000 untuk Ukir Data Rahasia di Blockchain Bitcoin

Pengguna Misterius Habiskan $64.000 untuk Ukir Data Rahasia di Blockchain Bitcoin

Seorang pengguna Bitcoin yang identitasnya belum terungkap baru-baru ini membuat heboh dengan menghabiskan sekitar $64.000 untuk mengukir hampir 9 megabita data biner mentah ke dalam blockchain Bitcoin. Tindakan ini memicu berbagai spekulasi dan teori di kalangan pengamat crypto, namun hingga saat ini, tujuan dari pengukiran data tersebut masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Transaksi Misterius di Blockchain

transaksi misterius di blockchain
Sumber: Akun X Ord.io

Data yang diukir melalui 332 transaksi ini menimbulkan pertanyaan besar di komunitas crypto. Dengan biaya transaksi yang bervariasi antara $14 hingga $2.500 dalam satoshi, data ini terdiri dari simbol-simbol dalam bahasa Inggris, Yunani, dan matematika.

Meskipun telah ada upaya untuk mendekripsi data tersebut, termasuk penggunaan OpenAI’s ChatGPT, hingga kini belum ada yang berhasil memecahkan isi sebenarnya dari data tersebut.

Dalam pencarian identitas pengirim, alamat Bitcoin yang digunakan dalam inskripsi misterius ini terdaftar sebagai “Unnamed” di Ord.io. Alamat tersebut, “bc1pnp…zwd0th”, menjadi pusat perhatian karena terlibat dalam serangkaian transaksi yang tidak biasa ini. Spekulasi pun bermunculan, namun belum ada yang dapat memastikan siapa di balik aksi ini dan apa motivasinya.

Baca Juga: SEC Kembali Beri Peringatan FOMO Jelang Keputusan ETF Bitcoin

Pizza Digital dan Teori Konspirasi

pizza digital
Salah satu dari dua prasasti tersebut berisi pizza pepperoni digital. Sumber: Ord.io

Dua dari 332 inskripsi tersebut menampilkan gambar pizza pepperoni digital, yang menurut Ord.io, berarti inskripsi tersebut mengandung satoshi dari 10.000 BTC yang digunakan untuk membeli dua pizza pepperoni dari Papa John’s pada 22 Mei 2010 oleh Laszlo Hanyecz, seorang kontributor awal Bitcoin.

Fakta ini menambah misteri dan spekulasi di sekitar transaksi tersebut. Selain itu, terjadi pula transaksi besar lainnya yang menambah misteri di dunia crypto. Sebanyak 26,9 BTC, senilai $1,17 juta, dikirim ke dompet Genesis Bitcoin pada 5 Januari. Hal ini memicu berbagai teori, mulai dari dugaan Satoshi Nakamoto yang “bangun” hingga kemungkinan seseorang sengaja membakar uang sejumlah itu.

Jeremy Hogan, seorang pengacara yang mendukung XRP, bahkan berspekulasi bahwa ini mungkin upaya untuk memancing Nakamoto agar melaporkan dana tersebut ke Internal Revenue Service Amerika Serikat.

Kesimpulan

Meskipun banyak teori dan spekulasi yang beredar, misteri di balik inskripsi data besar-besaran ini dan transaksi ke dompet Genesis tetap belum terpecahkan. Komunitas crypto terus mengawasi perkembangan selanjutnya, berharap suatu hari nanti teka-teki ini akan terungkap dan memberikan jawaban atas pertanyaan yang telah lama menggantung.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: