Pengadilan AS Sita 279 Akun Crypto Terkait Pencucian Uang Korea Utara

Pengadilan AS Sita 279 Akun Crypto Terkait Pencucian Uang Korea Utara

Jakarta, Pintu News – Dalam sebuah langkah tegas untuk memberantas aktivitas siber ilegal yang mendanai ambisi nuklir Pyongyang, pengadilan Amerika Serikat telah memerintahkan penyitaan hampir 300 akun mata uang crypto yang terkait dengan pencucian uang jutaan dolar aset curian Korea Utara. Putusan ini menandai upaya yang semakin gencar dari Washington untuk menindak kegiatan dunia maya yang melanggar hukum.

Tindakan Tegas AS terhadap Pencucian Uang Korea Utara

Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia, yang dipimpin oleh Hakim Timothy Kelly, memutuskan pada hari Rabu bahwa 279 akun mata uang virtual harus diserahkan kepada pemerintah AS. Keputusan ini didasarkan pada keterkaitan akun-akun tersebut dengan pencurian mata uang crypto Korea Utara yang produktif. Namun, dokumen pengadilan tidak menunjukkan jumlah uang tertentu yang akan diserahkan.

Baca Juga: ETF Bitcoin Grayscale Batalkan Arus Masuk $66,9 Juta Hanya dalam 2 Hari!

Langkah ini mencerminkan komitmen AS untuk menghentikan aliran dana ilegal yang mendukung program nuklir Korea Utara. Pemerintah AS telah lama menuduh Korea Utara menggunakan mata uang crypto sebagai sarana untuk menghindari sanksi internasional dan memperoleh mata uang asing. Penyitaan akun-akun crypto ini merupakan pukulan telak bagi upaya Korea Utara untuk mendanai aktivitas ilegalnya.

Dampak terhadap Korea Utara

korea Utara Bitcoin
Sumber: jabarekspres.com

Penyitaan akun-akun crypto ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan Korea Utara untuk mendanai program nuklir dan misilnya. Mata uang crypto telah menjadi sumber pendapatan penting bagi rezim Korea Utara, yang menghadapi sanksi ekonomi yang ketat dari AS dan negara-negara lain.

Hilangnya akses ke akun-akun crypto ini akan semakin memperburuk situasi ekonomi Korea Utara dan membatasi kemampuannya untuk mengembangkan senjata pemusnah massal. Selain itu, tindakan AS ini juga mengirimkan pesan yang jelas kepada Korea Utara bahwa aktivitas dunia maya yang melanggar hukum tidak akan ditoleransi.

Pemerintah AS bertekad untuk menggunakan segala cara yang diperlukan untuk menghentikan aliran dana ilegal yang mendukung rezim Korea Utara. Penyitaan akun-akun kripto ini merupakan peringatan keras bagi Korea Utara untuk menghentikan kegiatan ilegalnya dan mematuhi hukum internasional.

Dukungan Internasional terhadap Langkah AS

Langkah AS untuk menyita akun-akun crypto Korea Utara mendapat dukungan dari negara-negara lain yang khawatir dengan ancaman nuklir Korea Utara. Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Eropa telah menyatakan dukungan mereka terhadap tindakan AS ini. Kerja sama internasional sangat penting untuk menghentikan aliran dana ilegal yang mendukung program nuklir Korea Utara dan memastikan keamanan kawasan Asia Timur.

Penyitaan akun-akun crypto Korea Utara merupakan langkah penting dalam upaya global untuk menekan ambisi nuklir Korea Utara. Dengan tindakan tegas ini, AS dan negara-negara lain mengirimkan pesan yang jelas bahwa aktivitas dunia maya yang melanggar hukum tidak akan ditoleransi dan Korea Utara harus bertanggung jawab atas tindakannya.

Penutup

Penyitaan 279 akun crypto yang terkait dengan pencucian uang Korea Utara oleh pengadilan AS merupakan langkah signifikan dalam upaya internasional untuk menghentikan aliran dana ilegal yang mendukung program nuklir Pyongyang.

Tindakan ini mengirimkan pesan yang jelas kepada Korea Utara bahwa aktivitas dunia maya yang melanggar hukum tidak akan ditoleransi dan rezim Korea Utara harus mematuhi hukum internasional. Dukungan internasional terhadap langkah AS ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan kawasan Asia Timur dan mencegah penyebaran senjata pemusnah massal.

Baca Juga: Trump Gandeng CEO Bitcoin Magazine untuk Rancang Kebijakan Crypto, Dari Benci Jadi Cinta?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi