Studio Game Matr1x Kumpulkan Dana $10 Juta, Siap Guncang Industri Game Mobile NFT!

Studio Game Matr1x Kumpulkan Dana $10 Juta, Siap Guncang Industri Game Mobile NFT!

Matr1x, perusahaan game NFT asal Singapura, berhasil mengumpulkan dana sebesar $10 juta untuk proyek game mobile mereka. Dengan total pendanaan yang telah mencapai $20 juta, Matr1x siap untuk mengguncang industri game mobile NFT. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Investasi dan Pendanaan

Putaran pendanaan terakhir ini dipimpin oleh Folius Ventures, dengan SevenX sebagai investor ko-pemimpin. Selain itu, beberapa investor lain seperti ABCDE Capital, Jambo, Initiate Capital, dan Find Satoshi Lab juga turut berpartisipasi dalam pendanaan ini. Dengan tambahan dana sebesar $10 juta ini, Matr1x telah berhasil mengumpulkan total dana sebesar $20 juta.

Jason Kam, pendiri Folius Ventures, mengungkapkan keyakinannya terhadap potensi Matr1x. Menurutnya, Matr1x memiliki potensi untuk mengeksplorasi hal-hal baru di industri ini. Meski industri crypto sedang mengalami penurunan, Matr1x berhasil menciptakan keseimbangan yang elegan yang dapat membantu mereka mencapai skala kritis, menarik pasar massal, dan menjadi menguntungkan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Illuvium, Game Blockchain yang Mengubah Lanskap Industri Game Mainstream!

Produk dan Rencana Masa Depan

Produk unggulan Matr1x, Matr1x Fire, adalah game tembak-menembak orang pertama untuk perangkat mobile. Dalam game ini, pemain dapat memilih dari berbagai karakter yang dapat dimainkan dan berkompetisi dalam tim lima orang untuk mengeliminasi musuh. Matr1x berharap bahwa adegan esports akan muncul untuk game ini, yang masih dalam pengembangan.

Selain itu, Matr1x juga berencana untuk merilis koleksi NFT ketiga mereka yang akan berfungsi sebagai tiket masuk untuk “akses tata kelola dan pembagian pendapatan dari ekonomi kreator” mereka. Pembeli juga akan mendapatkan hewan peliharaan tempur yang dapat ditingkatkan.

Baca Juga: Solana Labs Luncurkan GameShift Beta: Revolusi Pengembangan Game Blockchain!

Antisipasi dan Kewaspadaan

Meski begitu, beberapa gamer merasa khawatir bahwa apa yang terjadi pada game mobile Hyper Front dari NetEase bisa terjadi lagi. Dalam kasus tersebut, Riot menuntut penerbit Hyper Front, Netease, karena diduga meniru Valorant, dan game tersebut ditutup pada April sebagai hasilnya.

Banyak gamer telah membandingkan Matr1x Fire dengan Hyper Front dalam video akses awal, dan beberapa lainnya telah menyebut Matr1x Fire sebagai “Valorant mobile” atau “Valorant lite”.

Meski ada beberapa kekhawatiran, Matr1x tetap optimis dengan proyek mereka. Dengan pendanaan yang telah berhasil dikumpulkan, Matr1x siap untuk menghadirkan pengalaman bermain game mobile NFT yang belum pernah ada sebelumnya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: