Crypto Jadi Isu Pemilihan Presiden AS Tahun Ini, Apakah Itu Hal yang Baik?

Crypto Jadi Isu Pemilihan Presiden AS Tahun Ini, Apakah Itu Hal yang Baik?

Jakarta, Pintu News – Pertimbangkan ketika seorang kandidat atau anggota politik di Amerika Serikat mengatakan “crypto”, sekarang bisa menjadi isu pemilihan yang signifikan.

Menurut survei online yang dilakukan oleh konglomerat blockchain Digital Currency Group, lebih dari 20% pemilih di beberapa negara bagian bergejolak menganggap crypto sebagai isu kunci dalam pemilihan presiden AS yang akan datang.

Ini menunjukkan bahwa crypto semakin menjadi isu pemilihan, dengan lebih banyak politikus dari kedua belah pihak bersedia mendukung atau mengecam crypto. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Semakin Relevan di Pemilihan

pemilu as crypto
Generated by AI

Ini kontras nyata dengan siklus pemilihan presiden terakhir, sebelum era pemilih satu isu seperti Ryan Selkis (yang akan berbicara di Consensus bulan ini) mengambil alih tugas mencari dan mendukung politikus yang pro-crypto. Crypto juga menjadi perhatian para kandidat itu sendiri.

Mantan Presiden Donald Trump telah berbalik 180 derajat dari kritiknya sebelumnya terhadap crypto, tampaknya karena dia melihat industri ini sebagai sekutu yang potensial (dan menguntungkan). Kandidat luar Robert F. Kennedy juga telah menjadi pendukung vokal Bitcoin (RFK juga akan berbicara di Consensus bulan ini).

Menariknya, crypto tampaknya sangat penting di negara-negara bagian pertempuran kunci termasuk Arizona, Michigan, Montana, Nevada, Ohio, dan Pennsylvania, menurut survei Harris Poll online yang melibatkan lebih dari 1.000 pemilih di setiap negara bagian yang dipesan oleh DCG pada awal April. Satu per tiga pemilih dengan pandangan “positif terhadap crypto” berpikir bahwa para politikus harus membuat regulasi crypto menjadi prioritas.

Baca juga: ZillaVote: Aplikasi Pengawas Suara Pemilu Berbasis Blockchain

Perlunya Regulasi yang Rasional

“Data ini menunjukkan bahwa crypto menjadi perhatian utama bagi pemilih di negara-negara bagian Senat bergejolak dan bahwa posisi pro-crypto adalah hal yang positif bagi pembuat kebijakan dan kandidat,” kata Julie Stitzel, wakil presiden senior kebijakan di DCG dalam sebuah pernyataan.

“Survei ini juga menekankan keinginan kuat para pembuat kebijakan untuk menetapkan regulasi yang rasional yang melindungi konsumen tanpa menghambat inovasi.”

Kesimpulan

Isu crypto semakin memanas di pemilihan AS tahun ini, mencerminkan ketertarikan pemilih terhadap regulasi dan pertumbuhan industri ini. Berhati-hatilah terhadap perubahan kebijakan yang mungkin memengaruhi pasar crypto.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi