Simpan BTC Rp84,9 Triliun, Pemerintah AS Jadi Holder BTC Terbanyak Dunia! Dari Mana Uangnya?

Simpan BTC Rp84,9 Triliun, Pemerintah AS Jadi Holder BTC Terbanyak Dunia! Dari Mana Uangnya?

Berdasarkan data statistik pada 25 Maret 2023, pemerintah AS dilaporkan menyimpan sebanyak 205.515 aset dalam bentuk Bitcoin senilai $5,6 miliar atau Rp84,9 trliun ($1 = Rp15.173) yang merupakan sekitar 1,06% dari jumlah pasokan Bitcoin yang saat ini beredar.

Data tersebut membuat pemerintah Amerika Serikat menjadi pemerintahan dengan kepemilikan Bitcoin terbanyak di dunia!

Bagaimana pemerintah AS bisa menjadi holder Bitcoin teratas di dunia? Simak informasinya seperti dilansir laman The Bit Times berikut ini.

Kepemilikan Bitcoin Pemerintah Amerika Serikat Berasal dari Sitaan

Kepemilikan Bitcoin Pemerintah Amerika Serikat Berasal dari Sitaan
Glassnode

Jumlah Bitcoin yang dimiliki pemerintah Amerika Serikat umumnya merupakan hasil penyitaan dari beberapa kasus yang terjadi di negara tersebut.

Bitcoin yang disita berasal dari 3 kasus yang berbeda termasuk penyitaan Bitcoin Silk Road pada November 2020, penyitaan peretasan Bitfinex 2022, dan penyitaan Bitcoin dari James Zhong pada tahun 2022 lalu.

Sekitar 69.369 BTC disita dari “Individual X”, 94.643 BTC disita dari Ilya Lichtenstein dan istrinya Heather Morgan, dan 51.326 BTC disita dari Zhong pada November 2022.

Menurut laporan dari Glassnode pada 9 Maret 2023, beberapa Bitcoin ini telah berpindah salah satunya ke perusahaan crypto exchange Coinbase dan mengurangi total aset Bitcoin yang disimpan pemerintah Amerika Serikat dari 215.338 Bitcoin menjadi 205.515 BTC.

Jumlah BTC Simpanan Pemerintah AS Lampaui Kepemilikan BTC Microstrategy

Pemerintah AS menyita 205.515 Bitcoin merupakan nilai simpanan Bitcoin yang cukup besar dibandingkan dengan holder Bitcoin besar lainnya di dunia.

Meskipun lebih kecil dari kepemilikan Bitcoin Grayscale sebesar 643.572 BTC, kepemilikan Bitcoin pemerintah Amerika Serikat ini telah melampaui simpanan Bitcoin Microstrategy sebesar 132.500 BTC.

Seperti yang mungkin kamu ketahui, MicroStrategy merupakan salah satu perusahaan business intelligence software asal Amerika Serikat yang konsisten membeli Bitcoin sebagai pelindung nilai.

Baca Juga: Wow! Microstrategy Borong 2.501 Bitcoin, Total Bitcoin-nya Capai Rp35,1 Triliun!

MicroStrategy tercatat telah melakukan pembelian Bitcoin sebanyak 2.395 BTC seharga $42,8 juta atau setara dengan Rp670 miliar selama periode 1 November hingga 21 Desember 2022.

Pembelian Bitcoin tersebut bahkan dilakukan saat kondisi pasar crypto sedang melemah.

Apa yang mendorong Saylor untuk melakukan pembelian Bitcoin tersebut saat market crypto sedang tak baik-baik saja? Simak informasi selengkapnya mengenai Michael Saylor Melalui MicroStrategy Borong dan Hold 130.000 Bitcoin di sini.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: