Pemerintah AS Pantau Konsumsi Listrik Penambang Crypto, Tuai Kontroversi!

Pemerintah AS Pantau Konsumsi Listrik Penambang Crypto, Tuai Kontroversi!

Cryptocurrency atau mata uang digital tengah menjadi tren di dunia, termasuk di Amerika Serikat. Namun, aktivitas penambangan crypto yang membutuhkan energi listrik yang besar menjadi sorotan pemerintah AS.

Untuk itu, Badan Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) akan melakukan survei wajib selama enam bulan terhadap semua perusahaan penambangan cryptocurrency komersial yang menggunakan mekanisme konsensus proof-of-work (PoW) di negara tersebut. Simak berita lengkapnya berikut ini!

EIA Lakukan Survei Konsumsi Listrik Penambang Crypto

EIA berencana untuk melakukan survei sementara untuk mengukur penggunaan listrik perusahaan penambangan lokal. EIA menerima persetujuan untuk “permintaan darurat” untuk mengumpulkan data pada Januari 2024. EIA berusaha untuk mengumpulkan data guna mengembangkan “gambaran dasar” dari konsumsi energi industri penambangan cryptocurrency di negara tersebut.

crypto mining map us
Peta yang memvisualisasikan perkiraan distribusi operasi penambangan cryptocurrency di Amerika Serikat. Sumber: AMDAL

Survei ini bertujuan untuk mengukur tingkat perubahan aktivitas penambangan di antara perusahaan penambangan, mengidentifikasi sumber listrik untuk penambang cryptocurrency AS, dan menentukan wilayah dengan aktivitas penambangan terkonsentrasi.

Semua fasilitas penambangan cryptocurrency komersial di AS yang terlibat dalam penambangan cryptocurrency menggunakan mekanisme konsensus PoW diwajibkan untuk berpartisipasi dalam survei ini.

Baca Juga: 7 Crypto Terbaik untuk Ditambang di 2024 & Tips Sukses Mining Crypto!

EIA Perkirakan Penggunaan Listrik Penambangan Crypto di AS

EIA menerbitkan laporan analisis teknis yang mengungkap dasar-dasar penambangan cryptocurrency dan estimasi konsumsi daya dari atas ke bawah dan bawah ke atas dari industri pertambangan lokal. EIA memperkirakan penggunaan listrik dari penambangan Bitcoin yang berbasis di Amerika Serikat berkisar antara 25 terawatt jam hingga 91 TWh. Estimasi ini mewakili 0,6% hingga 2,3% dari permintaan listrik nasional pada tahun 2023, yaitu 3.900 TWh.

EIA melakukan pendekatan bawah ke atas sendiri untuk memperkirakan penggunaan daya penambangan cryptocurrency di Amerika Serikat. Badan tersebut mengidentifikasi 137 fasilitas yang berbasis di AS dan mengumpulkan data lokasi dan kapasitas untuk 52 operasi spesifik di 21 negara bagian.

Sebagian besar situs ini berada di Texas, Georgia, dan New York. EIA memperkirakan kapasitas listrik maksimum yang tersedia untuk pabrik-pabrik ini adalah 10.275 MW. Laporan tersebut mengakui bahwa fasilitas penambangan biasanya beroperasi di bawah kapasitas maksimum dan memperkirakan bahwa perkiraan penggunaan listrik mereka akan berada di sekitar 70 TWh.

Baca Juga: Industri Mining Crypto AS Luncurkan Digital Energy Council!

Komunitas Crypto Skeptis terhadap Pengawasan Pemerintah

komunitas crypto mining
Sumber: Akun X Bent

Perintah darurat yang menyetujui survei EIA terhadap penambang cryptocurrency di AS disambut dengan skeptis oleh beberapa bagian komunitas penambangan dan Bitcoin di negara tersebut. Beberapa individu menyuarakan keprihatinan atas upaya pengumpulan data EIA.

Lee Bratcher, presiden Dewan Blockchain Texas, mengatakan bahwa badan tersebut “sangat prihatin” dengan apa yang digambarkan sebagai “pelanggaran mencolok” oleh EIA.

Pierre Rochard, wakil presiden penelitian di perusahaan infrastruktur penambangan Bitcoin Riot Platforms, berpendapat bahwa penambangan Bitcoin memainkan peran aktif dalam menstabilkan jaringan energi dan tidak ada keadaan darurat untuk mengumpulkan data.

Marty Bent, direktur perusahaan penambangan Bitcoin Cathedra, menyarankan bahwa otoritas AS ingin “membuat daftar penambang yang sangat rinci.”

Kesimpulan

Survei EIA terhadap penambang crypto di AS menuai kontroversi. Beberapa penambang keberatan dengan survei tersebut, menganggapnya sebagai pelanggaran privasi dan potensi ancaman bagi industri crypto. Pemerintah AS berpendapat bahwa survei ini diperlukan untuk memahami dampak penambangan crypto terhadap konsumsi energi dan jaringan listrik nasional.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi