Facebook, Instagram, dan WhatsApp Lumpuh di Hari Pemungutan Suara Amerika Serikat!

Facebook, Instagram, dan WhatsApp Lumpuh di Hari Pemungutan Suara Amerika Serikat!

Pada hari Selasa, 5 Maret 2023, pengguna Facebook, Instagram, dan WhatsApp di seluruh dunia mengalami pemadaman besar-besaran. Gangguan ini terjadi pada saat yang sangat tidak tepat, yaitu bertepatan dengan Super Tuesday di Amerika Serikat, di mana Partai Republik dan Demokrat mengadakan pemilihan pendahuluan. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Kronologi Pemadaman

Laporan mengenai pemadaman Facebook dan Instagram mulai bermunculan sekitar pukul 10:00 pagi waktu setempat. Menurut situs pelacak gangguan Downdetector, hampir 498.000 laporan pemadaman Facebook diterima, dengan puncaknya pada pukul 11:38 pagi waktu setempat.

Jumlah laporan kemudian menurun menjadi 28.000 pada pukul 12:53 siang waktu setempat. Selain Facebook dan Instagram, beberapa layanan bisnis Meta seperti Ads Manager, Meta Business Suite, dan Meta Admin Center juga mengalami gangguan. Empat dari enam platform pengembang Meta juga turut terdampak.

Baca Juga: Orange Domains Integrasikan Dunia DNS Tradisional dengan Web3!

Dampak Pemadaman

dampak pemadaman
Sumber: Akun X Andy Stone

Pemadaman ini berdampak signifikan terhadap harga saham Meta. Pada penutupan perdagangan pada tanggal 1 Maret, saham Meta ditutup pada harga $502,30. Harga saham Meta kemudian mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada tanggal 4 Maret, yaitu $504,42. Namun, pada saat pemadaman terjadi, harga saham Meta turun menjadi $492,99, atau turun sebesar 5,32%.

Penurunan harga saham Meta tidak hanya disebabkan oleh pemadaman layanannya saja. Secara keseluruhan, saham-saham teknologi mengalami penurunan pada hari itu. Saham-saham FAANG (Meta, Amazon, Netflix, Alphabet, dan Google) semuanya mengalami penurunan, mulai dari hampir 3% untuk Apple dan Netflix hingga kurang dari 1% untuk Google.

Baca Juga: Privasea Raih Pendanaan Awal $5 Juta untuk Bangun FHEML!

Reaksi Meta dan Pengguna

Andy Stone, direktur komunikasi Meta, mengonfirmasi adanya masalah akses pada layanan Meta melalui unggahan di X (sebelumnya Twitter) pada pukul 11:52 siang waktu setempat. Ia menyatakan bahwa Meta sedang berupaya memulihkan layanan. Sekitar 30 menit kemudian, Stone kembali mengunggah pesan yang menyatakan bahwa masalah telah teratasi dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Stone tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab pemadaman tersebut. Namun, banyak pengguna yang mencurigai bahwa pemadaman ini terjadi karena adanya sabotase, mengingat bertepatan dengan hari pemilihan di Amerika Serikat.

Kesimpulan

Pemadaman layanan Meta ini merupakan yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Meta juga mengalami pemadaman besar pada tanggal 4 Oktober 2021, di mana layanan Facebook dan Instagram tidak dapat diakses selama enam jam. Pemadaman ini tentu saja merugikan Meta, baik dari segi finansial maupun reputasi. Meta perlu melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan bahwa pemadaman seperti ini tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi