Perkenalkan Pedoman Baru, Taiwan Ketatkan Regulasi Crypto!

Perkenalkan Pedoman Baru, Taiwan Ketatkan Regulasi Crypto!

Komisi Pengawas Keuangan (FSC) Taiwan telah merilis pedoman lengkap untuk penyedia layanan aset virtual (VASPs). Langkah ini menandai upaya signifikan untuk meningkatkan perlindungan konsumen dan kepatuhan regulasi dalam industri crypto Taiwan. Seperti apa isi pedoman baru tersebut? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Pedoman Baru untuk Penyedia Layanan Aset Virtual

pedoman baru layanan aset virtual

Dilansir dari The News Crypto, pedoman baru menekankan perlindungan konsumen. Platform kripto domestik diwajibkan memastikan pemisahan dan penyimpanan aset perusahaan dan pelanggan, menetapkan standar untuk pencatatan dan penghapusan aset virtual, serta meningkatkan pengungkapan informasi.

FSC juga menekankan kebutuhan untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan konsumen melalui pengungkapan informasi yang ditingkatkan oleh VASPs. Selain itu, pedoman tersebut menentukan bahwa bursa asing yang ingin beroperasi di Taiwan harus mendaftar di FSC.

Baca Juga: Taiwan Siap Jadi Pusat Crypto Global dengan Bantuan 2 Perusahaan Ini!

Ketentuan untuk Bursa Asing dan Kepatuhan AML

Exchange crypto asing yang belum terdaftar di bawah hukum perusahaan dan belum menyatakan kepatuhan terhadap regulasi anti pencucian uang kepada FSC dilarang beroperasi di Taiwan.

Binance, salah satu bursa crypto terbesar di dunia, dilaporkan sedang mengajukan pendaftaran di Taiwan untuk kepatuhan AML.

Sebelumnya, Taiwan telah mewajibkan VASPs untuk mematuhi hukum anti pencucian uang sejak FSC memperkenalkan aturan pada Juli 2021.

Baca Juga: Taiwan dan El Salvador Bersatu Tingkatkan Regulasi Crypto, Apa Dampaknya Bagi Industri Crypto Global?

exchange crypto taiwan
Sumber: Freepik

Menyusul rilis pedoman FSC, platform crypto di Taiwan diharapkan membentuk asosiasi industri dan merumuskan aturan regulasi diri berdasarkan pedoman tersebut.

Saat ini, sembilan exchange crypto di Taiwan telah membentuk kelompok kerja untuk pendirian asosiasi industri crypto, dengan tujuan mengajukan aplikasi untuk pendirian asosiasi pada pertengahan Oktober.

Kelompok kerja ini terdiri dari sembilan perusahaan, termasuk bursa utama di Taiwan seperti MaiCoin, BitoGroup, dan ACE.

Dengan penerapan pedoman baru ini, Taiwan menunjukkan komitmennya untuk memastikan industri crypto yang aman dan transparan bagi investor dan konsumen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap sektor crypto di Taiwan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

    Referensi: