Terobosan Baru PBB: DAO untuk Tata Kelola Publik

Terobosan Baru PBB: DAO untuk Tata Kelola Publik

Dalam langkah revolusioner, Forum Tata Kelola Internet PBB (IGF) mengumumkan proyek percontohan yang akan mengubah cara dunia melihat tata kelola publik.

Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, IGF berencana membentuk sebuah Organisasi Otonom Terdesentralisasi (DAO) yang menjanjikan transparansi dan efisiensi dalam pengambilan keputusan sektor publik. Inisiatif ini tidak hanya menandai kemajuan dalam standarisasi blockchain tetapi juga membuka pintu bagi inovasi dalam tata kelola global.

UN IGF dan DAO: Kemitraan Inovatif

Koalisi Dinamis IGF tentang Jaminan dan Standardisasi Blockchain telah mengambil langkah berani dengan memulai proyek DAO ini. Koalisi yang memiliki keanggotaan terbuka ini mengadakan pertemuan bulanan di seluruh dunia, dengan keterlibatan dari berbagai pemangku kepentingan termasuk bank sentral Brasil dan Nigeria.

Proyek percontohan DAO yang diusung oleh IGF ini tidak hanya menyoroti potensi DAO dalam pengambilan keputusan, tetapi juga menekankan pada pembangunan struktur tata kelola yang berintegritas tinggi dan transparan.

Baca Juga: Coinbase dan Circle Mendobrak Pasar Prancis, Apa Dampaknya Bagi Kamu?

Dengan dukungan infrastruktur dari Asosiasi Blockchain Pemerintah (GBA), yang merupakan organisasi nirlaba, proyek ini diharapkan dapat menjadi model bagi organisasi sektor publik lainnya.

Standardisasi Blockchain oleh PBB

blockchain dan ai
The image created by AI

Kemitraan antara IGF dan GBA merupakan langkah penting dalam upaya standarisasi blockchain dan cryptocurrency secara global. Anggota kelompok ini telah memulai beberapa inisiatif percontohan yang menggunakan teknologi blockchain.

GBA, yang berperan sebagai tuan rumah koalisi, menyediakan dukungan infrastruktur melalui Gosh, solusi lapisan-2 Ethereum.

Organisasi ini bekerja sesuai dengan Kompak Digital Global PBB, dengan tujuan mendukung akses digital, pembangunan berkelanjutan, hak asasi manusia, dan kepercayaan terhadap teknologi. GBA juga telah mengembangkan Model Kematangan Blockchain untuk menilai solusi blockchain.

Paragraf Penutup

Inisiatif IGF dan GBA ini menandai langkah besar dalam integrasi teknologi blockchain ke dalam tata kelola sektor publik. Dengan janji akan proses pengambilan keputusan yang lebih transparan dan efisien, dunia mungkin akan menyaksikan transformasi tata kelola publik yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kita semua menantikan hasil dari proyek percontohan ini dan dampaknya terhadap masa depan tata kelola global.

Baca Juga: Tim Shiba Inu Bagikan Pesan Bullish untuk SHIB, Apa yang Terjadi?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi