Pasokan Bitcoin di OTC Menipis, Apa Artinya?

Pasokan Bitcoin di OTC Menipis, Apa Artinya?

Pasar Bitcoin over-the-counter (OTC) sedang mengalami kekeringan pasokan Bitcoin. Hal ini diungkapkan oleh Caitlin Long, CEO dan pendiri Custodia Bank, yang melaporkan bahwa pada hari Rabu, hanya tersedia 40 Bitcoin di meja OTC.

Samuel Andrew, seorang tokoh terkenal di dunia crypto, juga menambahkan bahwa kelangkaan Bitcoin di meja OTC semakin terasa. Glassnode melaporkan bahwa Bitcoin yang disimpan di meja OTC berada pada level terendah dalam lima tahun terakhir.

Pasokan Bitcoin di Meja OTC Menipis

Menipisnya pasokan Bitcoin di meja OTC memiliki beberapa implikasi penting bagi harga BTC. Pertama, hal ini dapat menyebabkan terjadinya supply shock di pasar Bitcoin. Ketika permintaan Bitcoin tinggi sementara pasokannya terbatas, harga Bitcoin cenderung naik.

Baca Juga: Web3 Kehilangan Lebih dari $200 Juta Akibat Peretasan di Awal Tahun 2024, Apa yang Terjadi?

Kedua, hal ini dapat berdampak pada investor besar dan ETF seperti BlackRock dan Fidelity, yang sering membeli Bitcoin melalui meja OTC. Ketiga, situasi ini dapat memicu spekulasi di antara para analis tentang kemungkinan arah pergerakan harga Bitcoin.

Dampak pada Harga BTC

Dampak pada Harga BTC
TradingView

Menipisnya pasokan Bitcoin di meja OTC dapat berdampak signifikan terhadap harga Bitcoin. Dengan semakin dekatnya acara Bitcoin halving pada bulan April dan tingginya minat institusional, pasar Bitcoin diperkirakan akan mengalami pergerakan yang signifikan.

Beberapa analis memperkirakan bahwa harga Bitcoin dapat terus naik karena pasokan yang terbatas dan permintaan yang tinggi. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa harga Bitcoin dapat mengalami koreksi karena aksi ambil untung dari para investor crypto.

Analisis Teknis dan Sentimen Pasar

Analisis teknis menunjukkan bahwa Bitcoin saat ini berada dalam tren naik yang kuat. Harga Bitcoin telah berhasil menembus level resistance di $60.000 dan saat ini sedang menuju ke level resistance berikutnya di $65.000.

Indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) dan Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga menunjukkan sinyal bullish. Sentimen pasar crypto terhadap Bitcoin juga positif, dengan banyak analis memperkirakan bahwa harga Bitcoin akan terus naik dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Menipisnya pasokan Bitcoin di meja OTC menandai momen penting bagi pasar Bitcoin. Dengan semakin dekatnya acara halving Bitcoin dan tingginya minat institusional, pasar Bitcoin diperkirakan akan mengalami pergerakan yang signifikan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Fetch.AI (FET) Meroket 21%: Mengapa Reli Ini Baru Dimulai

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi