Makin Populer di Timur Tengah, 500 Ribu Orang Transaksi Crypto Setiap Hari!

author:

Makin Populer di Timur Tengah, 500 Ribu Orang Transaksi Crypto Setiap Hari!

Jakarta, Pintu News – Pasar mata uang kripto dan investasi kripto nampaknya semakin populer di Timur Tengah.

Menurut penelitian oleh Bitget, saat ini, ada sekitar 500.000 pedagang mata uang kripto harian di Timur Tengah, menjadikannya bisnis yang sedang berkembang.

UEA Mengadopsi Aturan Ramah Kripto

Sumber: X

Menurut penelitian tersebut, Uni Emirat Arab (UEA) menawarkan kerangka peraturan yang paling ramah kripto, sementara negara-negara Timur Tengah lainnya secara bertahap meningkatkan peraturan mereka dari larangan langsung menjadi kepatuhan.

Baca juga: Uni Emirat Arab Dinilai Lebih Ramah Crypto daripada Amerika Serikat, Kok Bisa?

Dengan lonjakan signifikan pengguna on-chain dalam beberapa tahun terakhir, pengguna Timur Tengah memiliki preferensi untuk blockchain yang memungkinkan mereka berpartisipasi dalam game, Metaverse, dan proyek-proyek terdesentralisasi.

Investor Ritel Timur Tengah Suka Meme Coin

Tidak hanya itu, penelitian ini juga menyoroti bahwa di Timur Tengah, investor ritel memiliki minat yang lebih luas dan bersedia berspekulasi pada meme coin, sedangkan pengguna institusional di Timur Tengah lebih suka memperdagangkan aset kripto fundamental seperti Bitcoin.

Dalam hal volume dan adopsi secara keseluruhan, kinerja statistik Timur Tengah tidak terlalu penting jika dibandingkan dengan wilayah lain di dunia. Pada tahun 2023, gabungan Timur Tengah dan Afrika Utara menyumbang sekitar 7,2% dari volume mata uang kripto di seluruh dunia.

Namun, Timur Tengah terus memainkan peran penting dalam industri mata uang kripto karena peraturannya yang liberal dan perkembangannya yang cepat. Maroko, Mesir, Aljazair, Arab Saudi, Yordania, dan UEA masing-masing menduduki peringkat ke-20, ke-35, ke-47, ke-57, ke-66, dan ke-78 dalam Indeks Adopsi 2023 Chainalysis.

Baca juga: Inisiatif Baru: PayPal Beri Reward untuk Penambang Bitcoin Berkelanjutan!

Timur Tengah Jadi Lokasi Baru Penambangan Kripto?

Di sisi lain, penambang mata uang kripto besar Amerika Utara mencoba masuk ke area dengan tekanan regulasi yang lebih sedikit dan lebih banyak sumber daya listrik.

Penambang kripto termasuk Core Scientific, Riot Blockchain, Marathon Digital, dan Argo Blockchain telah menyatakan minatnya untuk memperluas ke Skandinavia, Timur Tengah, dan wilayah lain yang diatur secara longgar.

Preferensi untuk negara-negara Timur Tengah ini muncul setelah tindakan keras Tiongkok terhadap penambangan kripto dan sektor yang lebih besar.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: