Akhirnya, Asia Gulingkan AS sebagai Raja Market Bitcoin dan Crypto!

Akhirnya, Asia Gulingkan AS sebagai Raja Market Bitcoin dan Crypto!

Data on-chain menunjukkan bahwa Asia telah melampaui Amerika Serikat dalam hal kapital aktif di pasar Bitcoin dan crypto. Pada tanggal 5 Juni 2023, penyedia analitik on-chain, Glassnode, mengungkapkan perbedaan yang semakin lebar antara pasokan Bitcoin yang dipegang atau diperdagangkan oleh entitas AS dan Asia. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Perubahan Drastis dalam Kepemilikan Bitcoin

jumlah btc regional
Sumber: Glassnode

Glassnode mencatat bahwa entitas Amerika saat ini memiliki 11% lebih sedikit Bitcoin dibandingkan dengan Juni 2022. Sementara itu, pasokan yang dipegang oleh entitas Asia telah meningkat hampir 10% dalam periode yang sama.

Perbedaan ini semakin melebar seiring dengan meningkatnya permusuhan Amerika terhadap kripto, sementara Asia semakin terbuka. Glassnode menegaskan, “Ini adalah perubahan yang sangat berbeda dari siklus bullish 2020-21”.

Baca Juga: Chatbot AI Baru ‘Talk2Satoshi’, Bisa Belajar Bitcoin dari Satoshi Nakamoto?

Pergerakan Bitcoin dan Pergeseran Stablecoin

Dominasi Amerika Serikat mulai menurun pada 2021 dan berubah menjadi negatif pada pertengahan 2022. Ini bertepatan dengan keruntuhan ekosistem Terra/Luna dan peningkatan tekanan regulasi.

Glassnode juga mencatat pergeseran besar dalam pasokan stablecoin. Pasokan stablecoin agregat dari lima penerbit teratas telah menurun 7,5% atau $10 miliar sejak awal tahun.

Baca Juga: Melawan Tren Penurunan, Mesin ATM Crypto di Dunia Bertambah 1.400 Pada Mei 2023!

Bagaimana Kondisi Market Crypto di AS?

saldo btc di exchange crypto
Saldo Bitcoin BTC di 3 Exchange Crypto Teratas. Sumber: Glassnode

Dilansir dari BeInCrypto, Bitcoin telah ‘meninggalkan’ exchange Amerika dalam beberapa tahun terakhir. Pada tanggal 5 Juni 2023, Glassnode melaporkan tentang jumlah Bitcoin yang dipegang di 3 exchange teratas.

Binance telah mengalami pertumbuhan besar, meningkatkan kepemilikan BTC-nya sebesar 421.000 BTC dalam 3 tahun terakhir. Sebaliknya, Coinbase telah melihat penurunan saldo BTC-nya sebanyak 558.000 BTC dalam periode yang sama. Ini adalah indikator lain bahwa aset crypto meninggalkan Amerika Serikat. Namun, baru-baru ini Binance telah melihat penurunan volume dan likuiditas seiring meningkatnya tekanan regulasi dan penurunan volatilitas pasar.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

BeInCrypto. Bitcoin Supply Pivots to Asia, US Capital Less Active in Crypto Sector. Diakses tanggal: 5 Juni 2023

BeInCrypto. Bitcoin Supplies Shift to Asia as American War on Crypto Escalates. Diakses tanggal: 5 Juni 2023