Kontroversi Penyalahgunaan Listrik untuk Mining Bitcoin di Minnesota Mencuat

Kontroversi Penyalahgunaan Listrik untuk Mining Bitcoin di Minnesota Mencuat

Sebuah pasangan dari Roseau County, Minnesota, mendapat sorotan hukum setelah dituding melakukan pencurian listrik skala besar. Mereka diperkirakan memanfaatkan energi yang dicuri untuk menjalankan operasi pertambangan Bitcoin. Kasus ini terbongkar berkat penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh penyedia listrik lokal dan kini menjadi perhatian masyarakat luas. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Aktivitas Pertambangan Bitcoin yang Tidak Sah

aktivitas mining yang tidak sah
Generated by AI

Seorang warga Roseau, Minnesota, Ryan Jaenicke, bersama dengan mantan pasangannya, Tina Fehlhaber, dituduh mengelola pertambangan Bitcoin secara tidak sah. Gugatan hukum yang terdiri dari 19 halaman mengklaim bahwa Jaenicke secara tidak sah mengakses sumber daya listrik untuk mendukung operasi pertambangan cryptocurrency yang dia miliki.

Dokumen hukum yang diajukan di Pengadilan Kabupaten Roseau ini menuduh mereka berdua telah mencuri listrik selama beberapa tahun. Jaenicke, yang memiliki segmen YouTube dengan judul “Degenerate Passive Income,” sering berbagi informasi tentang cara mendapatkan penghasilan pasif dan menunjukkan area pertambangan Bitcoin yang dia kelola.

Namun, video tersebut kini menjadi salah satu bukti dalam kasus yang menuduhnya memanfaatkan listrik tanpa izin untuk keuntungan pribadi.

Baca Juga: Menuju Mining yang Eco-Friendly, Para Penambang Bitcoin Beralih ke Energi Alternatif!

Kerugian Finansial yang Besar

North Star Electric Cooperative, korban dari pencurian listrik ini, mengalami kerugian finansial yang diperkirakan mencapai ratusan ribu dolar. Pencurian terungkap saat kooperatif listrik tersebut menyadari adanya pengurangan listrik yang tidak biasa dan berhasil melacaknya ke sebuah rumah di Roosevelt.

Ketika pihak berwajib tiba di tempat kejadian, mereka menemukan berbagai peralatan pertambangan cryptocurrency, kipas, dan perangkat elektronik lainnya, yang sayangnya telah dihilangkan sebelum dapat disita sebagai bukti.

Properti tempat pertambangan Bitcoin didirikan ternyata adalah milik Fehlhaber, mantan kekasih Jaenicke. Meskipun belum terkonfirmasi apakah ada pihak lain yang terlibat dalam skema ini, Jaenicke pernah mencoba memberi suap kepada seorang pekerja North Star untuk meningkatkan suplai listrik ke rumah tersebut, yang kemudian ditolak.

Baca Juga: Wah, Perusahaan Cipher Mining Beli 11.000 Mesin Mining Bitcoin Baru dari Canaan!

Penolakan Penuntutan oleh Jaksa dan Dampak Hukum yang Mungkin

Kantor Jaksa Kabupaten Roseau telah mempertimbangkan kasus ini namun memutuskan untuk tidak melanjutkan penuntutan karena alasan kurangnya bukti. Namun, dalam proses perdata, Jaenicke dan Fehlhaber bisa diharuskan membayar ganti rugi sebesar dua kali lipat dari jumlah listrik yang dicuri ditambah dengan keuntungan yang diperoleh dari aktivitas pertambangan cryptocurrency.

Roosevelt, lokasi kejadian, berada sekitar 130 mil utara Bemidji. Insiden ini menjadi peringatan keras bagi mereka yang mungkin tergoda untuk melakukan kecurangan dalam mengejar keuntungan dari pertambangan cryptocurrency.

Peristiwa ini menyoroti tingkat keparahan kejahatan siber yang dapat mempengaruhi infrastruktur kritis seperti pasokan listrik. Seiring dengan pertumbuhan industri cryptocurrency, sangat penting untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan yang ada untuk menghindari terjerat dalam tindakan ilegal yang dapat berakibat serius.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: