Pangsa Pasar Stablecoin Tether (USDT) Naik 54% ke Level Tertinggi Sejak Akhir 2021

author:

Pangsa Pasar Stablecoin Tether (USDT) Naik 54% ke Level Tertinggi Sejak Akhir 2021

Hingga saat ini, penggunaan stablecoin terus berkembang dan Tether (USDT) terlihat menonjol di antara stablecoin lainnya. Baru-baru ini, Coindesk (7/3/23) melaporkan bahwa pada hari Senin (6/3/23), di antara stablecoin lain, pangsa pasar Tether (USDT) tercatat telah menigkat melampaui 54%, menandai level tertinggi baru sejak November 2021.

USDT Meningkat Setelah Menyusutnya BUSD

Masyarakat Brasil Setia Memilih Token USDT
Sumber: Coincu News

Menurut Coindesk, dominasi USDT dari Tether terlihat meningkat di antara stablecoin lain di tengah guncangan yang sedang berlangsung di pasar stablecoin, yang tercatat bernilai $136 miliar.

Lebih lanjut, menurut data dari CoinGecko, pangsa pasar USDT di antara stablecoin lain mampu melampaui 54%. Hal ini menandai pangsa pasar terbesar yang pernah dicapai stablecoin Tether sejak akhir November 2021, setelah pasar crypto mencapai puncaknya.

Keuntungan Tether sebagian besar datang bersamaan dengan adanya penurunan tajam Binance USD, sejak Paxos mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan pencetakan token BUSD karena tekanan dari Departemen Layanan Keuangan New York pada 13 Februari 2023 silam.

Sejak saat itu, BUSD terlihat telah menyusut di bawah $9 miliar dari kapitalisasi pasarnya yang sempat sebesar $16 miliar.

Baca juga: Belanda, Slovenia, dan Swiss Jadi Negara yang Paling Kepo Soal Crypto! Indonesia Gimana?

Tether USDT Terlihat Bersinar

Tether USDT Terlihat Bersinar

Di sisi lain, Cryposlate (7/3/23) mengatakan bahwa Tether (USDT) mampu manfaatkan perubahan dinamika pasar stablecoin dengan baik. Grafik di atas menunjukkan adanya tren naik dalam saldo USDT di bursa.

Saat ini, dominasi pasar melebihi 55%, dengan Bitfinex yang memegang saham mayoritas, meningkatkan pangsa USDT dari 1,8 miliar pada Juni 2022 menjadi lebih dari 10 miliar sekarang.

Meski begitu, minggu ini Bitfinex melepas sekitar $2 miliar USDT, namun masih ada sekitar $16 miliar masih di bursa. Selagi dominasi USDC tetap datar, USDT telah menambahkan hampir 8% pangsa pasarnya selama 5 bulan terakhir, menjadikannya stablecoin yang didukung dolar dengan margin yang signifikan.

Kapitalisasi USDT Naik Jadi $71,6 Miliar

Sumber: Prestmit

Dilansir dari Coindesk, kapitalisasi pasar USDT tercatat telah tumbuh sekitar $5,3 miliar di awal tahun 2023, menjadi sekitar $71,6 miliar, dengan keuntungan $3 miliar setelah pertengahan Februari 2023.

Selain itu, saingan Circle, USD coin (USDC), juga telah memperoleh $3 miliar sejak pengumuman Paxos. Meski begitu, kapitalisasi pasarnya yang mencapai $44 miliar masih lebih rendah dibandingkan dengan awal tahun 2023.

Mengutip dari laporan Coindesk, stablecoin telah menjadi tulang punggung ekonomi crypto dalam beberapa tahun terakhir, melesat hingga mencapai puncak kapitalisasi pasar $188 miliar pada Mei 2022.

Seperti dolar AS, stablecoin mematok harga mereka lebih stabil terhadap aset eksternal, dan berfungsi sebagai fasilitator untuk berdagang di bursa serta melakukan transaksi antara uang fiat yang dikeluarkan bank sentral dan dunia aset digital.

Menurut CoinGecko (7/3/23), USDT adalah mata uang crypto yang paling banyak diperdagangkan dengan volume perdagangan sekitar $27 miliar dalam 24 jam terakhir, yang mana tercatat lebih besar dari BTC.

Kepopuleran USDT memang tidak perlu diragukan lagi, pasalnya, ketika otoritas pajak Brasil mengungkapkan adanya peningkatan volume market crypto di negaranya pada periode Januari 2023, masyarakat Brasil diketahui setia memilih token USDT. Menurut laporan penggunaan USDT di Brasil tumbuh secara signifikan dengan pertumbuhan lebih dari 50% sejak tahun 2022.

Mau tau lebih lanjut? Baca selengkapnya di Kembali Bergairah, Otoritas Pajak Brasil Ungkap Kenaikan Volume Market Crypto di Negaranya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: