Pakistan Bisa Bergabung dengan BRICS dengan Bantuan Rusia, Kata Senator

Pakistan Bisa Bergabung dengan BRICS dengan Bantuan Rusia, Kata Senator

Pakistan tengah berupaya untuk bergabung dengan BRICS dan meminta bantuan Rusia untuk menjadi bagian dari blok tersebut. Moskow dan Islamabad memiliki hubungan dekat dan Islamabad menggunakan hubungan persahabatan tersebut untuk mendapatkan tempat di BRICS.

Namun, India tetap tidak senang dengan prospek Pakistan bergabung dengan BRICS karena kedua negara tersebut telah berselisih selama beberapa dekade. Perkembangan ini akan membuat BRICS retak karena India tidak ingin berbagi panggung dengan negara tetangganya, Pakistan.

Senator Pakistan: Bergabungnya Pakistan dengan BRICS akan Berdampak Positif

Menyusul perkembangan tersebut, politisi dan senator Pakistan, Mushahid Hussain, mengatakan bahwa negaranya dapat bergabung dengan BRICS dengan bantuan Rusia. Hussain juga bertemu dengan senator Rusia, Vladimir Chizhov, untuk mendorong Moskow agar mengirimkan undangan bagi Pakistan untuk bergabung dengan BRICS.

Hubungan Rusia dan Pakistan telah terjalin selama beberapa dekade dan kedua negara memiliki hubungan positif di bidang energi, konektivitas, pendidikan, dan keamanan regional.

Baca Juga: XRP Siap Meroket ke $2? Inilah Prediksi Para Analis

Mendapatkan tempat bagi Pakistan di BRICS juga akan membantu Rusia dalam pengambilan keputusan karena Islamabad akan mengikuti langkah Moskow. Selain itu, ekonomi Pakistan sedang runtuh, dan bergabung dengan BRICS akan memberi negara itu panggung keuangan yang lebih besar untuk bertahan. Namun, apakah blok tersebut akan mengundang Pakistan untuk bergabung dan mengirimkan undangan masih menjadi misteri.

India Tidak Senang Rusia Membantu Pakistan Bergabung dengan BRICS

masa depan regulasi crypto
Sumber: The Economic Times

India percaya bahwa Pakistan tidak membawa hal baru dan hanya memanfaatkan apa yang ditawarkan BRICS. Menambahkan Pakistan ke dalam aliansi akan menjadi jalan satu arah karena negara tersebut tidak menawarkan apa pun secara finansial.

Oleh karena itu, India sangat yakin bahwa Pakistan hanya akan membawa masalah ke dalam aliansi dan tidak memberikan imbalan apa pun. Tidak banyak negara yang mendukung masuknya Pakistan ke dalam blok tersebut. Hal ini membuat Pakistan bergantung pada satu-satunya sahabatnya, Rusia, untuk mendapatkan tempat di aliansi yang bertujuan untuk menggulingkan dolar AS.

Pakistan Tekankan Tiga Poin Penting dalam Upayanya Bergabung dengan BRICS

Dalam kunjungannya ke Rusia, Senator Hussain menekankan tiga poin penting:

1. Kedua negara memiliki ‘ruang strategis’ setelah berakhirnya intervensi asing di Afghanistan, untuk membangun hubungan baru di berbagai bidang.

2. Pakistan membutuhkan ‘penyetelan ulang regional’ dalam hubungan luar negerinya untuk mengambil inisiatif substansial bagi konektivitas regional dengan Rusia dan negara-negara tetangga lainnya. 3. Tiongkok menjadi faktor pemersatu dan kerja sama, mengingat kedua negara memiliki hubungan strategis yang erat dengan Beijing.

Penutup

Pakistan berharap dapat bergabung dengan BRICS dengan bantuan Rusia, meskipun India tidak senang dengan prospek tersebut. Pakistan menekankan pentingnya hubungan yang lebih erat dengan Rusia, penyetelan ulang regional, dan kerja sama dengan Tiongkok dalam upayanya untuk bergabung dengan blok tersebut.

Baca Juga: Cardano Meroket 1.700%, Analis Prediksi ADA Akan Tembus $11

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi