Orbit Chain (ORC): Revolusi Baru di Dunia Crypto!

author:

Orbit Chain (ORC): Revolusi Baru di Dunia Crypto!

Dalam dunia crypto yang terus berkembang, Orbit Chain (ORC) muncul sebagai inovasi terbaru yang menjanjikan interoperabilitas antar blockchain.

Dengan kemampuan uniknya untuk menghubungkan berbagai blockchain publik, Orbit Chain menawarkan solusi untuk tantangan lama yang dihadapi oleh ekosistem crypto: isolasi dan ketidakmampuan untuk berkomunikasi antar blockchain yang berbeda.

Apa itu Orbit Chain (ORC) Crypto?

Orbit Chain adalah blockchain berbasis interoperabilitas yang mendukung pergerakan dan berbagi data yang disimpan oleh berbagai blockchain publik. Awalnya dikenal sebagai Orbit Bridge, baik rantai maupun token kemudian diubah namanya menjadi Orbit Chain.

Baca juga: 0x0 Crypto: Inovasi AI dalam Keamanan dan Pembagian Pendapatan di Dunia Crypto!

Konsep inti dari Orbit Chain memungkinkan transfer aset yang mulus dan menghubungkan ekonomi token lintas rantai, berbeda dari penawaran IBC saat ini seperti Ren Protocol dan WBTC.

Orbit Chain telah mencapai desentralisasi penuh, berbeda dengan Ren dan WBTC yang transaksinya diverifikasi dan dikomunikasikan secara off-chain oleh validator tersembunyi. Ini berarti protokol mereka memiliki desentralisasi yang relatif rendah, bertentangan dengan prinsip dasar blockchain.

Orbit IBC Chain lebih transparan, memiliki finalitas pembuatan blok yang lebih tinggi, dan membuat jembatan itu sendiri lebih skalabel.

Token ORC dan Fungsinya

orc crypto
Sumber: Wallet Investor

Token ORC merupakan aset digital yang berperan penting dalam ekosistem Orbit Chain. Dengan total pasokan sebanyak 614.793.591 koin yang beredar di platform Ethereum, token ini mencapai nilai tertinggi sebesar $4,34 pada awal Januari 2021.

Sejak saat itu, token ORC telah mengalami fluktuasi harga, dengan nilai terendah tercatat pada $0,04107 di awal Oktober 2022.

Fungsi utama dari token ORC adalah untuk memfasilitasi operasi dan transaksi dalam jaringan Orbit Chain. Token ini digunakan sebagai alat pembayaran biaya transaksi, memungkinkan pemegang token untuk berpartisipasi dalam tata kelola jaringan, dan sebagai jaminan dalam berbagai protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang dibangun di atas Orbit Chain.

Baca juga: HOPR: Teknologi Revolusioner yang Menjanjikan Masa Depan Lebih Aman

Keunikan Orbit Chain (ORC) Crypto

Orbit Chain menonjol karena pendekatannya yang unik dalam mengatasi masalah interoperabilitas antar blockchain.

Dengan menggunakan teknologi Arbitrum Nitro, Orbit Chain menawarkan kemampuan untuk menciptakan rantai L2 atau L3 yang dapat disesuaikan, memberikan kontrol lebih besar atas fitur dan tata kelola rantai. Ini memberikan cara lain untuk mendesentralisasi aplikasi Anda secara progresif dan mengadopsi properti dan asumsi keamanan lapisan dasar Ethereum secara bertahap.

Setiap rantai Orbit dapat dikonfigurasi untuk menjadi Rollup atau AnyTrust Chain, memberikan fleksibilitas lebih dalam memenuhi kebutuhan spesifik proyek atau aplikasi.

Secara keseluruhan, Orbit Chain (ORC) menawarkan solusi inovatif untuk tantangan interoperabilitas dalam ekosistem crypto, memungkinkan komunikasi yang mulus dan transfer aset antar berbagai blockchain.

Dengan teknologi canggih dan pendekatan yang dapat disesuaikan, Orbit Chain berpotensi mengubah cara blockchain berinteraksi satu sama lain, membuka kemungkinan baru dalam pembangunan aplikasi terdesentralisasi. Sebagai pemain baru di dunia crypto, Orbit Chain layak mendapat perhatian lebih dari komunitas dan investor.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

*Featured Image: Medium