Operasi Mining Bitcoin China di AS: Ancaman Keamanan Nasional?

Operasi Mining Bitcoin China di AS: Ancaman Keamanan Nasional?

Operasi mining Bitcoin di Amerika Serikat yang dimiliki oleh entitas China saat ini sedang diselidiki karena potensi ancaman terhadap keamanan nasional. Dengan lokasi strategis beberapa operasi ini, pertanyaan muncul tentang potensi risiko yang mungkin ditimbulkan. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Lokasi Strategis dan Kekhawatiran Keamanan

Operasi mining di Cheyenne, Wyoming, yang dimulai oleh perusahaan dengan asal China, menarik perhatian tim Microsoft yang menilai ancaman keamanan nasional.

Lokasi operasi ini berdekatan dengan pusat data Microsoft yang mendukung Pentagon. Lebih jauh, operasi tersebut hanya sekitar satu mil dari basis Angkatan Udara yang mengendalikan rudal balistik antarbenua berhulu ledak nuklir.

Tim Microsoft menekankan bahwa lokasi tersebut dapat memungkinkan pihak China untuk melakukan operasi pengumpulan intelijen secara menyeluruh.

Baca Juga: Mining Crypto Bertemu AI, Bagaimana Penambang Bitcoin Mencari Peluang Baru!

Alasan Pemilihan Lokasi dan Tanggapan Bit Origin

mining revenue bit origin
Sumber: Globenewswire

Perusahaan Bit Origin, yang mengubah infrastruktur dari fasilitas pengolahan daging babi menjadi pusat data crypto, memilih lokasi tersebut karena perjanjian dengan penyedia utilitas setempat.

Meskipun berdekatan dengan Microsoft dan basis militer, presiden Bit Origin, Li Jiaming, menyangkal klaim ancaman keamanan dan menekankan pentingnya pasokan listrik yang andal untuk kesuksesan bisnis mereka.

Bit Origin mengalihkan operasinya dari Indiana ke Wyoming dan melaporkan memiliki 3.200 penambang dengan tingkat hash 320 petahashes per detik.

Baca Juga: Tecpetrol Memanfaatkan Gas Terkait untuk Mining Crypto di Argentina: Apa Dampaknya bagi Ekonomi?

Dampak Lebih Luas dan Kekhawatiran Keamanan Nasional

Operasi mining Bitcoin dengan keterkaitan ke pemerintah China atau warga negara tertentu menimbulkan kekhawatiran di tengah ketegangan politik antara AS dan China.

Banyak perusahaan mining meninggalkan China pada 2021 setelah pemerintah melarang operasi mereka, memaksa beberapa perusahaan untuk pindah ke wilayah yang ramah crypto di AS seperti Texas dan Wyoming.

Otoritas AS telah menargetkan individu atau perusahaan yang terkait dengan China melalui crypto, dengan beberapa tindakan seperti sanksi terhadap dompet crypto yang diduga terkait dengan produksi obat fentanyl.

Dengan meningkatnya operasi mining Bitcoin yang dimiliki atau dioperasikan oleh entitas China di AS, pertanyaan tentang keamanan nasional dan potensi risiko terus muncul. Penting bagi otoritas untuk memastikan bahwa kepentingan keamanan nasional tetap terlindungi di tengah pertumbuhan industri crypto.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: