Revolusi Media: AI Kini Berpadu dengan Jurnalisme!

Array

Revolusi Media: AI Kini Berpadu dengan Jurnalisme!

Kolaborasi unik antara OpenAI dan Axel Springer, penerbit di balik media ternama seperti Politico, Business Insider, dan Rolling Stone, tengah mengubah wajah jurnalisme. Kemitraan ini menjanjikan era baru dalam penyajian berita, di mana pembaca akan mendapatkan ringkasan berita yang lebih baik, dan pada saat yang sama, memberikan data pelatihan tambahan untuk model AI yang sedang berkembang. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Kemitraan Strategis OpenAI dan Axel Springer

OpenAI, perusahaan terdepan di bidang kecerdasan buatan, telah mengumumkan kerja sama strategis dengan Axel Springer. Kerja sama ini memungkinkan pengguna ChatGPT untuk mengakses ringkasan konten berita dari portofolio media Axel Springer, termasuk konten berbayar.

Axel Springer juga akan memanfaatkan GPT-4 untuk merekomendasikan konten dan merespons pertanyaan pengguna. Dalam pertukaran, OpenAI diberi akses untuk menggunakan konten Axel Springer sebagai bahan pelatihan model AI terbarunya.

Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan keterlibatan pembaca dengan menyediakan atribusi dan tautan ke artikel lengkap.

Baca Juga: Transformasi Cerita Instagrammu dengan Kecanggihan AI Terbaru!

Tantangan dan Potensi AI dalam Jurnalisme

potensi ai dalam jurnalisme
Sumber: Medium

Penggabungan AI dengan jurnalisme membawa tantangan, termasuk kekhawatiran akan transparansi dan penyebaran informasi palsu. Sebuah studi dari Ipsos Global menunjukkan bahwa 56% orang Amerika dan 64% orang Kanada percaya bahwa AI akan memperburuk masalah informasi palsu, dengan 74% responden global berpikir bahwa AI memudahkan penciptaan berita palsu yang realistis.

Namun, potensi AI untuk melawan misinformasi juga sedang diteliti. Alat seperti AI Fact Checker dan integrasi GPT-4 oleh Microsoft ke dalam browser Edge telah menunjukkan kemampuan dalam membongkar informasi yang salah.

The Associated Press telah merespons dengan menerbitkan pedoman yang membatasi penggunaan AI generatif dalam pelaporan berita, menekankan pentingnya pengawasan manusia.

Baca Juga: AI Open-Source Siap Ungguli ChatGPT! Gimana Potensi Masa Depannya?

Menatap Masa Depan Otomatisasi Berita

Dengan perkiraan masa depan yang semakin otomatis, tanggung jawab besar pengumpulan dan penyebaran berita mungkin tak terelakkan akan jatuh ke tangan algoritma. Namun, hal ini memerlukan pertimbangan yang hati-hati dan pengawasan manusia yang ketat.

Kemitraan antara OpenAI dan Axel Springer mungkin menjadi langkah awal dalam menavigasi masa depan yang kompleks ini. Kolaborasi ini menjanjikan kemajuan yang signifikan dalam cara kita mengakses dan memproses informasi.

Dengan teknologi yang terus berkembang, kita mungkin akan menyaksikan transformasi dalam industri jurnalisme yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Kemitraan antara OpenAI dan Axel Springer membuka babak baru dalam dunia jurnalisme, di mana kecerdasan buatan tidak hanya menjadi alat bantu tetapi juga menjadi bagian integral dari proses editorial. Ini adalah langkah maju yang berani, yang mungkin akan mengubah cara kamu mendapatkan dan memahami berita.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array