NVIDIA Jadi Pemasok Utama di Perang AI Global, Apa Pengaruhnya?

NVIDIA Jadi Pemasok Utama di Perang AI Global, Apa Pengaruhnya?

Dalam dunia yang semakin didominasi oleh kecerdasan buatan, sebuah ‘perang AI’ sedang berlangsung di mana NVIDIA dianggap sebagai pemasok utama ‘senjata’ teknologi.

Yann LeCun, Kepala Ilmuwan AI Meta, mengungkapkan bagaimana perusahaan teknologi besar bergantung pada NVIDIA untuk mengembangkan kecerdasan buatan yang semakin canggih. Namun, ia juga menekankan bahwa jalan menuju AI yang setara dengan kecerdasan manusia masih panjang dan berliku.

Perang AI yang Memanas

LeCun menyoroti peran NVIDIA sebagai pemasok kunci dalam persaingan AI yang ketat. Menurutnya, NVIDIA mendapat keuntungan besar dari kegilaan AI saat ini, karena GPU mereka telah menjadi tulang punggung dalam pengembangan kecerdasan buatan umum.

Perusahaan seperti Meta, OpenAI, Microsoft, dan Google merupakan pembeli utama GPU AI NVIDIA, yang menunjukkan pentingnya produk ‘Team Green’ dalam kemajuan sektor AI. LeCun juga mengkritik metode pelatihan AI yang berfokus pada data teks.

Baca Juga: Dua Undang-Undang Baru Amerika Serikat untuk Mengatur AI: Apakah Mereka Akan Mengubah Lanskap Teknologi?

Ia berpendapat bahwa pelatihan dengan teks saja tidak cukup untuk menciptakan sistem AI yang mirip manusia. Menurutnya, sistem yang dilatih dengan bacaan selama 20.000 tahun pun masih belum bisa memahami konsep dasar seperti jika A sama dengan B, maka B sama dengan A.

Kritik Terhadap Quantum Computing

blockchain dan ai
The image created by AI

LeCun juga menyampaikan pandangannya mengenai quantum computing. Ia percaya bahwa meskipun quantum computing adalah topik ilmiah yang menarik, aplikasi praktisnya masih diragukan. LeCun menegaskan bahwa banyak masalah yang diharapkan dapat dipecahkan oleh quantum computing sebenarnya dapat diselesaikan lebih efisien dengan komputer klasik.

Meta sendiri telah mengakui ketidakefisienan dalam pelatihan data teks dan model bahasa. Sebagai respons, mereka telah mengembangkan model baru yang disebut model transformer.

Model ini diharapkan dapat menemukan miliaran korelasi tersembunyi antara berbagai jenis data. Meta juga sedang mengerjakan model “asisten” yang dirancang untuk berbagai model konsumen, yang menggunakan data visual tiga dimensi selain teks dan audio.

Peran NVIDIA dalam Transisi AI Generasi Berikutnya

NVIDIA memainkan peran krusial dalam transisi ke kemampuan AI generasi berikutnya, terutama melalui kekuatan komputasi yang ditawarkan melalui pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak mereka. Meta telah menyoroti pentingnya GPU AI NVIDIA, dengan menggunakan ribuan chip AI untuk melatih model AI Llama mereka.

Ini menunjukkan betapa pentingnya produk NVIDIA dalam pengembangan sektor AI. LeCun menekankan bahwa meskipun ada banyak hype seputar AI, kita masih jauh dari mencapai kecerdasan umum yang setara dengan manusia. Namun, dengan terus berinovasi dan mengembangkan teknologi baru, industri AI mungkin suatu hari nanti dapat mencapai tujuan tersebut.

Paragraf Penutup

Perkembangan AI terus bergerak dengan cepat, dan peran NVIDIA dalam ‘perang AI’ ini tidak bisa dianggap remeh.

Meskipun masih ada banyak tantangan yang harus diatasi, terutama dalam menciptakan AI yang benar-benar mirip dengan kecerdasan manusia, kemajuan yang dibuat oleh perusahaan seperti Meta dan NVIDIA menjanjikan masa depan yang menarik bagi teknologi kecerdasan buatan.

Baca Juga: Artificial Intelligence Jadi Teknologi yang Makin Populer! Ini Pengaruhnya pada Industri Crypto

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi