Revolusi Baru di Dunia 3D: Nvidia dan Masterpiece Studio Luncurkan Masterpiece X!

Revolusi Baru di Dunia 3D: Nvidia dan Masterpiece Studio Luncurkan Masterpiece X!

Nvidia, raksasa teknologi yang dikenal dengan kecanggihan chip komputernya, kini berkolaborasi dengan Masterpiece Studio dalam meluncurkan aplikasi baru yang berpotensi mengubah dunia pemodelan 3D. Namun, di tengah inovasi ini, Nvidia juga menghadapi tantangan geopolitik yang mengancam dominasinya di bidang perangkat keras. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Masterpiece X: Membuat Pemodelan 3D Jadi Mudah

masterpiece x
Sumber: Masterpiece

Masterpiece X, hasil kolaborasi Nvidia dan Masterpiece Studio, dirancang untuk merevolusi bidang pemodelan 3D. Aplikasi ini memungkinkan kamu untuk membuat model 3D tanpa perlu perangkat keras atau perangkat lunak lokal, karena semua proses berlangsung di cloud.

Kamu hanya membutuhkan keyboard, browser, sedikit imajinasi, dan beberapa kata saja. Meski hasilnya belum sempurna, potensi yang ditawarkan oleh perangkat lunak ini sangat besar dan menjanjikan kemajuan yang menarik di masa depan.

Baca Juga: Laporan Pendapatan Q2 NVIDIA Rilis! Berhasil Meningkat Sebanyak 88% dari Q1?

Geopolitik dan Dominasi Nvidia

Nvidia, yang teknologi perangkat keras dan perangkat lunaknya menjadi tulang punggung industri AI, menghadapi tantangan geopolitik yang signifikan. Pemerintah AS berupaya memperketat pembatasan ekspor chip AI ke China, yang sebelumnya telah menghambat Nvidia dalam mengirimkan chip AI kelas atasnya ke konsumen China.

Meski demikian, China terus menunjukkan ketahanan teknologisnya, seperti yang ditunjukkan oleh peluncuran seri Mate 60 Huawei yang dilengkapi dengan chip Kirin 9000S.

Baca Juga: Nvidia Pamerkan Superkomputer AI, Revolusi Industri Game di Ambang Pintu!

China dan Inovasi Teknologi

Meski dihadapkan dengan berbagai pembatasan, China terus berinovasi dan maju. Peluncuran seri Mate 60 Huawei, yang dilengkapi dengan chip Kirin 9000S, adalah contoh nyata dari ketahanan teknologi China. Chip 14nm ini dirancang untuk berkinerja sebanding dengan chip 7nm, dan memiliki kemampuan 5G.

Meski AS telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi akses China ke teknologi tertentu yang terkait dengan pengembangan 5G dan perangkat keras karena alasan keamanan nasional, perusahaan-perusahaan China tetap mampu berinovasi dan maju.

Nvidia, seperti seorang artis kawat tinggi, berjalan di garis tipis antara hype AI yang meningkat dan gravitasi geopolitik. Untuk saat ini, Nvidia terus maju, dengan satu kaki berada di janji-janji AI dan kaki lainnya terperosok dalam bahaya nasionalisme, sementara seluruh industri AI menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: