Nostr Assets Hentikan Deposit, Benarkah Ada Skandal Penipuan?

Nostr Assets Hentikan Deposit, Benarkah Ada Skandal Penipuan?

Kabar mengejutkan datang dari dunia crypto saat Nostr Assets, pengembang infrastruktur Bitcoin, mengumumkan penghentian sementara layanan deposit mereka. Keputusan ini diambil setelah terjadi lonjakan aktivitas pengguna yang mencapai kapasitas maksimum. Pengumuman ini memicu berbagai spekulasi dan kekhawatiran di kalangan pengguna crypto.

Nostr Assets Capai Kapasitas Maksimum

Nostr Assets, yang dikenal sebagai penyedia layanan transaksi satoshi melalui jaringan Lightning dan Taproot, telah mengalami peningkatan pengguna yang signifikan. Sejak 30 Oktober, lebih dari 70.000 pengguna baru bergabung, dan tercatat ada penambahan deposit sebesar 280 BTC atau setara dengan $11,8 juta.

Melalui sebuah pengumuman di Telegram, tim Nostr Assets meminta pengguna untuk tidak melakukan deposit sementara waktu dan menunggu pengumuman lebih lanjut. Penghentian layanan ini terjadi di tengah tuduhan yang dilontarkan oleh Fiatjaf, pencipta protokol Nostr.

Baca Juga: Pasar Hong Kong Fokus Meningkatkan Volume Perdagangan Crypto, Gimana Caranya?

Fiatjaf menuduh bahwa Nostr Assets beroperasi sebagai skema penipuan afinitas, meskipun belum ada bukti yang diajukan ke lembaga hukum. Nostr Assets dengan tegas membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk memperkuat ekosistem NostrAssets dan mendukung pembangunan kasus bisnis di jaringan Lightning dan Nostr.

Kontroversi Tuduhan Penipuan

Kontroversi Tuduhan Penipuan
Nostr Assets Protocol – Medium

Tuduhan yang dilontarkan oleh Fiatjaf terhadap Nostr Assets telah menimbulkan kegaduhan di komunitas crypto. Fiatjaf menegaskan bahwa Nostr Assets tidak memiliki kaitan dengan protokol Nostr dan hanya meminjam nama tersebut. Ia juga memperingatkan pengguna untuk tidak melakukan deposit pada platform tersebut.

Menanggapi tuduhan tersebut, Nostr Assets mengeluarkan pernyataan resmi yang menolak klaim Fiatjaf. Mereka menegaskan bahwa tujuan utama mereka adalah memberdayakan para pembangun untuk menciptakan kasus penggunaan bisnis yang berbasis pada Lightning Network dan Nostr.

Mereka juga menekankan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak memiliki bukti yang konkret.

Bitcoin dan Fenomena NFT

Di sisi lain, pertumbuhan nonfungible token (NFT) di jaringan Bitcoin telah mencapai tonggak penting dengan total volume penjualan yang kini melampaui $1 miliar. Ordinals, token meme yang dicetak di jaringan Bitcoin, juga telah mencapai kapitalisasi pasar $1 miliar.

Rodarmor, pengembang Web3, menciptakan token BRC-20 yang kini populer sebagai salah satu kemajuan teknologi terbesar dalam blockchain yang berusia 15 tahun. Bitcoin Ordinals memperkenalkan sistem penomoran yang memberikan nomor unik untuk setiap satoshi, memungkinkan pelacakan dan transfernya.

Dengan proses Inscription Bitcoin, yang menambahkan lapisan data tambahan pada setiap satoshi, pengguna dapat mencetak aset digital unik di blockchain Bitcoin. Namun, token ORDI yang saat ini terdaftar di Binance tidak terkait dengan pengembang Bitcoin Ordinals.

Paragraf Penutup

Kisah Nostr Assets dan tuduhan yang mengikutinya menjadi perhatian utama di industri crypto. Sementara itu, inovasi seperti Bitcoin Ordinals terus menunjukkan potensi dan pertumbuhan teknologi blockchain. Komunitas crypto kini menantikan langkah selanjutnya dari Nostr Assets dan perkembangan lebih lanjut terkait tuduhan yang ada.

Baca Juga: Langkah Revolusioner, Demo Studio Pertama Michael Jackson akan Dirilis di Blockchain!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi