Demi Privasi, Telegram Izinkan Akun Tanpa SIM Melalui Nomor Anon-blockchain

Demi Privasi, Telegram Izinkan Akun Tanpa SIM Melalui Nomor Anon-blockchain

Aplikasi pesan Telegram telah meluncurkan pembaruan yang memungkinkan penggunanya membuat akun menggunakan nomor anonim berbasis blockchain dibandingkan menggunakan nomor ponsel. Seperti apakah fitur Telegram ini bekerja? Simak informasi selengkapnya seperti dilansir laman Cointelegraph berikut ini.

Telegram Utamakan Privasi Pengguna dengan Teknologi Blockchain

Telegram Utamakan Privasi Pengguna dengan Teknologi Blockchain
The Financial Express

Telegram sebelumnya telah menyembunyikan nomor telepon pribadi pengguna dari pengguna lain yang tidak terfaftar dalam daftar kontak untuk menjaga privasi. Kini, pengguna dapat menyembunyikan nomor telepon pribadi mereka dari semua orang di Telegram dan disambut baik orang-orang yang menghargai fitur berfokus privasi.

Baca Juga: Terbaru! Platform Decentralized Telegram Capai Transaksi Rp783 Miliar!

Telegram merupakan salah satu aplikasi populer bagi para penggemar crypto. Langkah ini merupakan bagian dari pembaruan Telegram 9.2 yang diluncurkan pada 6 Desember 2022. pembaruan ini juga memungkinkan pengguna Telegram untuk mengatur timer pesan secara otomatis pada pesan dalam obrolan baru.

Beli Nomor Anonim di Platform Lelang Terdesentralisasi Seharga Rp250 Ribuan!

Beli Nomor Anonim di Platform Lelang Terdesentralisasi Seharga Rp250 Ribuan!
Medium

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna perlu membeli angka anonim bertenaga blockchain dari Fragment, platform lelang terdesentralisasi yang didirikan oleh pendiri Telegram Pavel Durov. Fragment menjual nama pengguna dan nomor anonim yang hanya kompatibel dengan Telegram. Pembelian ini dapat dilakukan pada platform melalui token afiliasi Telegram The Open Network (TON).

Para pengguna dapat membeli nomor acak melalui Fragment seharga 9 Ton atau senilai $16 yang setara dengan Rp249.592 ($1 = Rp15.599) ataupun membeli dan menjualnya melalui pelelangan. Telegram meluncurkan marketplace lelang ini pada akhir Oktober 2022 yang lalu.

Dalam siaran persnya, Telegram menyampaikan bahwa marketplace ini akan memungkinkan pelelangan yang terdiri dari nama pengguna, Telegram handle, dan channel Telegram untuk dibeli dan dijual menggunakan Toncoin. Bagaimana cara kerja pelelangan Telegram handle ini? Simak infromasi selengkapnya mengenai Telegram Rilis Marketplace Lelang Menggunakan Teknologi Blockchain di sini.

Durov mengungkapkan melalui saluran Telegram-nya pada 30 November 2022 bahwa perusahaannya sedang membangun serangkaian tools terdesentralisasi dengan mengatakan:

“Solusi dari Telegram sudah jelas yaitu mengembangkan proyek berbasis blockchain berdasarkan akarnya yaitu konsep desentralisasi”.

Referensi: