NFT Sudah Tak Laku? Pasar NFT Justru Diprediksi Melonjak 47,6% di Akhir Tahun 2022!

Array

NFT Sudah Tak Laku? Pasar NFT Justru Diprediksi Melonjak 47,6% di Akhir Tahun 2022!

Dengan sejarahnya yang panjang, mengenai budaya dan seni yang semarak, Italia merupakan salah satu pusat budaya Eropa, menurut Cryptopolitan. Baru-baru ini, pada 27 Desember 2022, sebuah laporan baru mengklaim bahwa Italia telah siap untuk meningkatkan seni crypto berkat NFT market.

Pada awal dan pertengahan Desember, negara yang memiliki 60,2 juta penduduk itu, baru saja menggunakan blockchain Algorand untuk dukung platform jaminan bank dan asuransi, dan akan mulai menerapkan pajak crypto sebesar 26% mulai tahun 2023 mendatang.

Menurut analisis terbaru dari Research and Market, pada akhir tahun 2022, NFT market Italia diperkirakan akan melonjak hingga 47,6%. Ingin tahu informasi lebih rinci terkait NFT market di Italia? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Laporan Terbaru NFT Market Italia Menunjukkan Peningkatan yang Signifikan

Laporan Terbaru NFT Market Italia
Sumber: Freepik Premium License

“Intelijen Pasar NFT Italia dan Databook Dinamika Pertumbuhan Masa Depan” oleh Research and Markets memprediksi bahwa pasar NFT Italia akan meningkat hingga 47,6% pada akhir tahun 2022. Peningkatan tersebut akan membuat nilai pasar NFT Italia menjadi sekitar $671 juta atau setara dengan Rp10,5 triliun (kurs $1 = Rp15.711), menurut Cryptopolitan.

Selain itu, annual growth rate untuk pasar NFT di Italia selama 5 tahun berikutnya juga diprediksi akan meningkat sebesar 34,6%. Sementara itu, pada tahun 2028 mendatang, pengeluaran untuk NFT diperkirakan akan mencapai $3,6 miliar atau setara dengan Rp56,5 triliun (kurs $1 = Rp15.711).

Baca Juga: Wih, Jumlah Pengguna NFT Polygon Melesat Hingga 500%, Pertanda Baik?

Gucci dan Dolce & Gabbana Mendominasi NFT Market Italia

Gucci dan Dolce & Gabbana Mendominasi NFT Market Italia
Sumber: Play2Moon

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa penerapan teknologi Web3 dan NFT oleh brand fashion mewah Gucci dan Dolce & Gabbana, menjadi salah satu faktor keberhasilan NFT market di Italia.

Dikutip dari Cryptopolitan, Dolce & Gabbana pernah merilis NFT Drip Collection, NFT ‘The Glass Suit’, dan koleksi NFT DGFamily Glass Box, yang secara keseluruhan berhasil meraup $25,6 juta yang mana setara dengan Rp402 miliar (kurs $1 = Rp15.711) dalam setahun.

Sedangkan, untuk Gucci, secara keseluruhan NFT yang telah dirilis berhasil meraup $11,5 juta atau setara dengan Rp180 miliar (kurs $1 = Rp15.711), selama setahun terakhir.

Selain itu, ada banyak upaya yang diterapkan oleh brand-brand tersebut untuk membawa komunitas mereka ke dalam metaverse dan Web3 melalui acara digital dan perangkat yang dapat dikenakan menggunakan NFT.

Referensi:

Array