Nyusul Messi dan Ronaldo, Kini Captain Tsubasa Main di Web3 dan Rilis NFT!

author:

Nyusul Messi dan Ronaldo, Kini Captain Tsubasa Main di Web3 dan Rilis NFT!

Jika sebelumnya pemain sepak bola populer dari Argentina, Lionel Messi, dan Cristiano Ronaldo dari timnas Portugal telah terjun ke dunia Web3, dengan merilis koleksi non-fungible token (NFT), kini giliran pemain sepak bola dunia animasi populer dari Jepang, Captain Tsubasa yang merilis koleksi NFT-nya!

Penasaran bagaimana NFT dari Captain Tsubasa? Simak artikel ini hingga akhir!

Koleksi NFT Tsubasa Menampilkan Detail Legendaris

Koleksi NFT Tsubasa Menampilkan Detail Legendaris
Sumber: NFT Evening

Berasal dari startup Web3 Asia, double jump.tokyo, koleksi NFT Captain Tsubasa adalah proyek anime NFT baru yang didasarkan pada karakter anime sepak bola Jepang yang ikonik.

Debut koleksi NFT Captain Tsubasa mempromosikan moto proyeknya, yakni “Perdamaian Dunia Melalui Kekuatan Sepak Bola”. Lebih lanjut, drop ini bertujuan untuk menginspirasi pengguna untuk mengejar impian mereka sambil memberikan penghormatan kepada serial anime tahun 80-an yang populer, bahkan hingga saat ini.

Menurut laporan NFT Evening (13/2/23), dari segi desain, setiap koleksi NFT Captain Tsubasa akan menampilkan detail legendaris dari karakter anime “Captain Tsubasa” yang asli. Dari gerakan hingga latar belakang, serta karakter kejutan lainnya, sehingga para penggemar dapat mencetak elemen-elemen terbaik dari serial anime tersebut.

Selaku seniman NFT Captain Tsubasa, Yoichi Takahashi,

“Captain Tsubasa adalah tentang memiliki impian dan mengejar impian tersebut. Sungguh menakjubkan bagaimana seseorang dapat bersenang-senang dengan menendang-nendang bola sepak dan bermimpi berkeliling dunia dengan bola itu. Proyek ini memperkuat pesan tersebut dan menyoroti pentingnya memiliki mimpi sebagai anak-anak.”

NFT Captain Tsubasa “Ball is our Friend”

Mengusung moto perdamaian dunia melalui kekuatan sepak bola, proyek NFT Captin Tsubasa ini dinamai dengan “Ball is our Friend”, dan telah tersedia untuk dibeli sejak 2 Maret 2023 kemarin.

Mengutip dari laporan Cryptoslate (2/3/2023), proyek ini telah mendapat perhatian global sejak diumumkan pertama kali pada 7 Februari 2023, dan telah ditampilkan di lebih dari 1.000 media di Amerika Utara, Eropa, Tiongkok, Amerika Selatan, dan lainnya.

Baca juga: Gandeng Quantum Temple, Indonesia Bakal Buat NFT Untuk Warisan Budaya. Ini Kata Kemenparekraf!

Shinji Kagawa, salah satu pemain sepak bola profesional terbaik Jepang, mendukung proyek ini sebagai duta besar.

Lebih lanjut, koleksi dari NFT Tsubasa dilaporkan menggabungkan dunia digital dan fisik, yang menyatukan para penggemar. Edisi pertama NFT akan menampilkan fisik bola sepak terbatas yang dihiasi dengan ilustrasi asli oleh pencipta Captain Tsubasa, Yoichi Takahashi, yang diberikan kepada anak-anak di 12 negara dan pembeli.

NFT Tsubasa menggabungkan adegan legendaris dan parameter unik, termasuk 283 adegan ikonik dari komiknya. Latar belakang NFT ini menampilkan 333 gerakan khusus, yang dikombinasikan secara acak untuk menciptakan seni NFT yang unik.

NFT Tsubasa Menggalang Dana untuk Amal

NFT Tsubasa Menggalang Dana untuk Amal
Sumber: NFT Evening

Menurut laporan, NFT Tsubasa akan tersedia untuk dibeli dalam 2 tahap, yakni pre-sale terbatas mulai 2 Maret 2023, pukul 2 hingga 4 pagi PST (Pacific Standar Time), di mana pemegang Allow List dapat membeli NFT Tsubasa edisi emas terbatas seharga 0,08 ETH.

Setelahnya, penjualan publik dimulai pada 2 Maret 2023, pukul 4 pagi hingga 14 Maret 2023, pukul 19.00 PST, di mana siapa pun dapat membeli NFT dengan harga 0,1 ETH dari situs web resmi.

Setiap NFT Tsubasa dapat dikonversi menjadi soulbound token (SBT), yang dapat ditukarkan dengan barang asli, termasuk bola sepak asli yang dirancang oleh Yoichi Takahashi. Selain itu, pembeli yang membeli tiga NFT pada saat yang sama akan menerima NFT tambahan sebagai bonus.

Sementara itu, dilansir dari Economic Time (3/3/2023), tujuan dari NFT Captain Tsubasa adalah untuk menjalin hubungan dengan orang-orang, dan juga menggalang dana untuk amal sambil mempromosikan budaya sepak bola Jepang ke seluruh dunia.


Referensi: