MIT Luncurkan Platform PArSEC untuk Mendukung Pengembangan CBDC!

MIT Luncurkan Platform PArSEC untuk Mendukung Pengembangan CBDC!

Institut Teknologi Massachusetts (MIT) Digital Currency Initiative (DCI) telah memperkenalkan platform eksperimental PArSEC. PArSEC, singkatan dari “parallelized architecture for scalably executing smart contracts,” adalah sumber terbuka dan dikembangkan dengan mata uang digital bank sentral (CBDC). Simak berita lengkapnya berikut ini!

Kecepatan dan Fungsionalitas PArSEC

parsec
Logo Parsec. Sumber: Cointelegraph

Dilansir dari Cointelegraph, pengembang menyoroti kecepatan platform. PArSEC mampu melakukan 118.000 transaksi ERC-20 per detik pada 128 host, melebihi blockchain publik tanpa izin, kata mereka.

Dengan demikian, platform ini mampu menangani kontrak lintas batas dan dapat digunakan untuk menginovasi rantai pasokan dan pemeriksaan kepatuhan.

Selain itu, PArSEC juga menawarkan fungsionalitas yang luas. Dengan mendukung smart contract, platform ini dapat digunakan untuk berbagai jenis transaksi dan operasi. Ini mencakup segala hal dari transfer aset sederhana hingga operasi yang lebih kompleks seperti pembuatan pasar otomatis atau kontrak derivatif.

Ini menunjukkan bahwa PArSEC bukan hanya cepat, tetapi juga fleksibel dan mampu mendukung berbagai jenis aplikasi DeFi.

Baca Juga: Bank of Korea Pilih 3 Kota Ini untuk Uji Coba CBDC-nya, Apa Saja?

Dukungan PArSEC terhadap Token ERC-20 dan Mesin Virtual

mit and parsec
Sumber: Akun Twitter Andreas Brownworth

PArSEC mendukung token ERC-20, sehingga pembuat pasar otomatis yang diluncurkan di platform dapat bertransaksi dengan aset seperti obligasi, sekuritas yang ditokenisasi dan perjanjian pembelian kembali selain CBDC.

Karena mendukung mesin virtual, ini akan menyederhanakan interaksi antara bank sentral dan komersial. Dengan kata lain, platform ini dapat memfasilitasi transaksi yang lebih lancar dan efisien antara berbagai entitas keuangan, baik tradisional maupun berbasis blockchain.

Selain itu, dukungan terhadap token ERC-20 juga berarti bahwa PArSEC dapat berinteraksi dengan berbagai aset digital yang ada di pasar saat ini. Ini membuka peluang untuk inovasi lebih lanjut dalam cara aset-aset ini digunakan dan diperdagangkan, baik dalam konteks CBDC maupun lebih luas.

Baca Juga: Survei: 59% Warga Kanada Bersedia Mengadopsi CBDC, Bagaimana dengan Sisanya?

Tantangan dan Kontroversi Mengenai PArSEC dan CBDC

Meskipun PArSEC menunjukkan potensi yang menjanjikan, platform ini masih memerlukan “jumlah penelitian yang signifikan,” kata para pengembang. Mereka menunjuk keamanan, manajemen kunci, dan alat migrasi data sebagai area yang memerlukan penyempurnaan.

Privasi juga menjadi pertanyaan terbuka. Ini menunjukkan bahwa, meskipun teknologi blockchain dan smart contract menawarkan banyak peluang, mereka juga menimbulkan tantangan dan pertanyaan yang belum terjawab.

Selain itu, ada juga kontroversi yang berkaitan dengan CBDC dan konsep programmabilitas. Beberapa anggota komunitas crypto menentang ide CBDC dan khawatir bahwa fitur programmabilitas dapat digunakan untuk membatasi penggunaan mata uang digital atau memberlakukan kondisi seperti bunga negatif.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: