Beres Kerja Sama dengan Meta, Petinggi Microsoft Yakin Metaverse Punya Masa Depan!

Beres Kerja Sama dengan Meta, Petinggi Microsoft Yakin Metaverse Punya Masa Depan!

Pada acara yang diselenggarakan CoinDesk TV dengan tajuk “All About Bitcoin”, seorang petinggi Microsoft membagikan pandangannya mengenai masa depan Metaverse. Perbincangan ini terjadi di tengah berlangsungnya acara Consumer Electronics Show atau CES 2023 pada 6 Januari 2023 di Las Vegas Convention and World Trade Center.

Acara tersebut merupakan acara tahunan yang diselenggarakan selama 3 hari yang membahas berbagai tren dan perkembangan terbaru dalam dunia teknologi konsumen. Lalu apa pendapat sang petinggi Microsoft mengenai Metaverse dan masa depannya? Simak informasi selengkapnya seperti dilansir laman CoinDesk berikut ini.

Metaverse Punya Peluang Bisnis Menarik Pelanggan di Masa Depan

Beres Kerja Sama dengan Meta, Petinggi Microsoft Yakin Metaverse Punya Masa Depan!
CoinDesk

Chief Strategy Officer Microsoft Henry Bzeih mengatakan bahwa saat dunia bergerak menuju lanskap yang lebih digital, model teknologi hybrid kemungkinan besar akan menjadi masa depan dalam menjalin hubungan antara konsumen dan perusahaan. Ia menambahkan bahwa:

“Ketika kita berbicara tentang pengalaman pelanggan secara keseluruhan, Anda harus mempertimbangkan Metaverse,”.

Fokus Microsoft saat ini menurut Bzeih adalah mengubah cara pelanggan menggunakan platform untuk berbelanja. Untuk mewujudkan visinya tersebut, Microsoft menjalin kemitraannya dengan Meta untuk menghadirkan aplikasi Windows ke dalam hardware Metaverse Meta.

Dalam konferensi Meta Connect yang berlangsung pada 12 Oktober 2022 lalu, CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan bahwa Microsoft Teams akan berintegrasi dengan perangkat Quest. Dalam kerja sama ini, Microsoft juga akan menyediakan cara untuk menghubungkan aplikasi Windows ke headset Meta.

Seperti apa bentuk kerja sama yang dijalin Meta dan Microsoft tersebut? Simak berita selengkapnya mengenai Microsoft dan Meta Hadirkan Aplikasi Office 365 ke Metaverse di sini.

Apakah Bisnis Metaverse Bisa Bersaing dengan Pasar Fisik?

Metaverse Punya Peluang Bisnis Menarik Pelanggan di Masa Depan
Whiteboard Journal

Sang executive dengan pengalaman 28 tahun di bidang otomotif dan teknologi ini menggunakan pembelian mobil di Metaverse sebagai salah satu contoh cara konsumen dalam bertransaksi di zaman teknologi ini. Dibandingkan melakukan perjalanan ke dealer lokal, Bzeih mengatakan konsumen dapet berbelanja melalui Metaverse.

Dengan menggunakan teknologi Metaverse, pelanggan dapat mengonfigurasi warna, fitur dan fungsi dari sebuah mobil. Dia juga menyebut Fiat 500e, yang ditampilkan Microsoft di show room mobil virtualnya sebagai salah satu contoh perkembangan bisnis Metaverse.

Baca Juga: Wow, Microsoft Suntik Dana $46 Juta ke Developer Game Blokchain Korea!

Kemitraan Microsoft dengan perusahaan Metaverse Touchcast untuk memimpin pengembangan data model Fiat merupakan salah satu contoh dukungan Microsoft terhadap perkembangan teknologi Metaverse. Namun, tantangan mengenalkan penjualan mobil melalui teknologi Metaverse ke pasar AS merupakan sesuatu yang perlu disiapkan.

Prosesnya bisa sulit karena pasar saat ini seringkali menganggap Metaverse membingungkan. Sebagai solusinya, Beizh mengatakan bahwa pengenalan Metaverse model hibrida dapat memberikan jaminan kepada bisnis bahwa investasi senilai jutaan dolar yang telah mereka gelontorkan ke pasar fisik tidak hilang begitu saja.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: