Microsoft Siap Menyongsong Era Baru AI, Apa Proyek Selanjutnya?

Microsoft Siap Menyongsong Era Baru AI, Apa Proyek Selanjutnya?

Microsoft, raksasa teknologi global, berencana untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam setiap solusi pelanggan dan lapisan teknologi mereka. CEO dan Chairman Microsoft, Satya Nadella, mengungkapkan rencana ambisius ini dalam surat tahunannya. Kira-kira seperti apa rencana dan proyek Microsoft selanjutnya? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Microsoft dan AI: Integrasi yang Menjanjikan

microsoft dan ai satya nadella
Sumber: Akun X Satya Nadella

Microsoft tampaknya siap untuk berinvestasi besar-besaran dalam AI. Nadella menekankan bahwa generasi AI berikutnya akan membentuk ulang setiap kategori perangkat lunak dan setiap bisnis.

Microsoft berencana untuk membangun AI Copilot ke dalam semua produk dan pengalaman yang paling banyak digunakan, serta menciptakan aplikasi mandiri.

“Kami percaya bahwa kamu akan menggunakan Copilot untuk melakukan semua aktivitas dan lebih banyak lagi: berbelanja, coding, menganalisis, belajar, membuat sesuatu,” tulis Nadella.

Microsoft telah membuat beberapa langkah signifikan dalam AI pada tahun 2023, dengan kemitraannya dengan OpenAI dan AI Copilot yang terintegrasi dengan browser webnya menjadi contoh utama. Hingga saat ini, Microsoft telah mengintegrasikan AI Copilot-nya ke dalam layanan seperti Microsoft 365, Dynamics 365, dan GitHub.

Baca Juga: Microsoft Luncurkan ‘Microsoft Copilot’ yang Didukung AI: Fitur Baru Windows 11, Gratis Akses!

Terobosan Baru dalam AI

surat satya nadella
Pengantar surat CEO Microsoft. Sumber: LinkedIn

Dalam suratnya, Nadella menyoroti dua terobosan utama yang menurutnya akan menjadi titik penting dalam era baru AI ini.

Pertama, dia menyoroti pemrosesan bahasa alami, cabang AI yang berfokus pada membantu komputer memahami teks dan ucapan dengan cara yang mirip dengan manusia. “Kami percaya kami telah tiba di langkah besar berikutnya—bahasa alami—dan akan segera melampaui, untuk melihat, mendengar, menafsirkan, dan memahami niat kita dan dunia di sekitar kita,” tulisnya.

Kedua, dia menunjuk ke munculnya mesin penalaran baru yang kuat, (atau AI generatif) dan kemampuannya untuk aspek seperti menjawab pertanyaan, memecahkan masalah, dan pengenalan gambar. “Generasi AI ini membantu kita berinteraksi dengan data dengan cara-cara baru yang kuat—dari melengkapi atau merangkum teks, mendeteksi anomali dan mengenali gambar—untuk membantu kita mengidentifikasi pola dan menemukan wawasan lebih cepat dari sebelumnya.”

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: