Michael Saylor Ungkap Bitcoin Bukan Mata Uang, Melainkan Aset Digital yang Harus Dimiliki!

author:

Michael Saylor Ungkap Bitcoin Bukan Mata Uang, Melainkan Aset Digital yang Harus Dimiliki!

Dalam dunia crypto yang penuh gejolak, Michael Saylor, tokoh terkemuka di industri ini, memberikan perspektif baru tentang Bitcoin. Bukan sebagai mata uang, melainkan sebagai aset digital yang seharusnya dimiliki selama 100 tahun ke depan.

Pendekatan ini membuka wawasan baru tentang bagaimana kita seharusnya memandang Bitcoin dalam jangka panjang.

Bitcoin: Lebih dari Sekedar Uang Digital

Sumber: X

Michael Saylor menekankan bahwa Bitcoin sebaiknya dilihat sebagai properti digital bernilai miliaran dolar di dunia maya, bukan sebagai mata uang. Ia mengibaratkan Bitcoin seperti memiliki gedung mewah di cyberspace yang harus dipertahankan selama 100 tahun.

“Tidak ada orang yang mencoba membeli secangkir kopi dengan sebagian kecil dari gedung mereka di Fifth Avenue. Namun setiap orang kaya yang saya kenal memiliki properti di London atau New York City atau di suatu tempat, dan tak satu pun dari mereka yang mengeluh karena harus menggunakan gedung mereka sebagai alat tukar.”

Baca juga: Donald Trump: Crypto Bukan Lagi “Penipuan”!

Pendapat ini didasarkan pada keyakinan bahwa Bitcoin memiliki kemampuan unik dalam menjaga nilai kapital untuk waktu yang sangat lama.

Saylor berargumen bahwa banyak orang salah kaprah melihat Bitcoin sebagai mata uang. Padahal, aplikasi terbaik Bitcoin adalah sebagai alat penyimpan nilai yang bisa bertahan hingga ratusan tahun.

Menurutnya, jika Bitcoin dilihat sebagai properti digital, maka akan lebih mudah diterima oleh masyarakat luas, termasuk di Amerika Serikat, Eropa, dan China.

Strategi HODL: Menatap Masa Depan Bitcoin

Saylor dan MicroStrategy telah menunjukkan komitmen mereka terhadap Bitcoin dengan memiliki lebih dari 205.000 BTC. Strategi “HODL” atau memegang Bitcoin untuk jangka waktu yang sangat panjang ini didasarkan pada keyakinan bahwa Bitcoin bukanlah untuk dijual atau digunakan sehari-hari, melainkan sebagai aset penyimpan nilai jangka panjang.

Dengan total pasar yang dapat dijangkau oleh Bitcoin sebagai penyimpan nilai mencapai $100 triliun, Saylor yakin bahwa masih banyak ruang bagi Bitcoin untuk tumbuh.

Ia juga menekankan bahwa Bitcoin sebagai properti memiliki kasus penggunaan yang jauh lebih sedikit kontroversi dibandingkan ketika digunakan sebagai alat tukar.

Baca juga: MicroStrategy Beli 12.000 BTC Lagi Setelah Raup $800 Juta dari Penawaran Nota Konversi

Bitcoin vs Emas: Pertarungan Aset Abadi

Saylor percaya bahwa Bitcoin akan “memakan” emas karena memiliki semua atribut positif emas tanpa kekurangannya. Bitcoin dianggap sebagai aset investasi yang paling diakui dan dipercaya saat ini di seluruh dunia.

Ia juga menambahkan bahwa Bitcoin bersaing dengan aset berisiko lainnya sebagai pilihan investasi jangka panjang dan bahkan sebagai sumber pendapatan pensiun bagi orang-orang kelas menengah.

Menurut Saylor, kapitalisasi pasar emas yang sepuluh kali lebih besar dari Bitcoin menunjukkan potensi pertumbuhan yang masih sangat besar untuk Bitcoin. ETF Bitcoin spot, yang baru diluncurkan di Amerika Serikat, kini telah mencapai lebih dari setengah ukuran semua ETF emas.

Dalam dunia crypto yang dinamis, pandangan Michael Saylor tentang Bitcoin menawarkan perspektif jangka panjang yang unik. Dengan melihat Bitcoin sebagai properti digital yang harus dipertahankan selama 100 tahun, Saylor mengajak kita untuk memikirkan ulang cara kita berinvestasi dalam crypto.

Strategi ini bukan hanya tentang keuntungan jangka pendek, melainkan tentang membangun kekayaan abadi di era digital.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

*Featured Image: Bitcoin Sistemi