Rahasiakan Artis Undangannya, Metaverse Fashion Week 2023 Akan Kembali Hadir!

Rahasiakan Artis Undangannya, Metaverse Fashion Week 2023 Akan Kembali Hadir!

Metaverse dan NFT baru-baru ini menjadi salah satu industri yang paling diminati oleh beberapa perusahaan dan brand besar ternama, salah satunya brand fashion. Ada beberapa brand fashion yang mulai mengepakkan sayapnya di industri metaverse dan NFT mulai dari Vogue, Gucci, Mango, Givenchy, hingga Burberry.

Dikutip dari Lifestyle Asia, dua sektor industri metaverse dan brand fashion bertekad untuk mengembangkannya dengan mengadakan Metaverse Fashion Week 2.0, yang secara resmi akan berlangsung di Decentraland pada musim semi 2023.

Ingin tahu seperti apa Metaverse Fashion Week 2.0 yang akan diselenggarakan pada Maret 2023 mendatang? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Metaverse Fashion Week 2.0 Akan Diselenggarakan Pada 28 – 31 Maret 2023

Metaverse Fashion Week 2.0 Akan Diselenggarakan Pada 28 - 31 Maret 2023
Sumber: Forbes

Setelah berhasil menyelenggarakan Metaverse Fashion Week 1.0 di tahun 2022, Metaverse Fashion Week akan kembali untuk edisi kedua di Decentraland. Sekilas tentang MVFW 2022, ada sekitar 60 brand fashion ternama termasuk Selfridges, Estée Lauder, Bulova, Tommy Hilfiger, Dolce & Gabbana dan Etro. Tak hanya itu, ada juga Nicki Nicole dan DJ Bob Sinclair yang ikut serta memeriahkan MVFW 2022.

Dikutip dari Lifestyle Asia, Decentraland akan menjadi tuan rumah bagi beberapa rumah mode terbesar termasuk Tommy Hilfiger, Selfridges, Paco Rabanne, Hogan dan Philipp Plein bersama dengan DressX, Auroboros, dan Republiqe.

Event ini berkolaborasi dengan NFT marketplace UNXD, dan Metaverse Spatial dan OVER, yang mengusung tema ‘Future Heritage’. Dilansir dari Lifestyle Asia, tujuan dari event ini adalah untuk menghubungkan generasi desainer tradisional ke desainer digital.

Uniknya, Metaverse Fashion Week 2.0 ini akan diselenggarakan tepat setelah Fashion Week di dunia nyata berlangsung, yakni New York Fashion Week dan Paris Fashion Week, yang mana berlangsung pada bulan Februari dan Maret 2023. Lalu, untuk Metaverse Fashion Week 2.0 itu sendiri akan dijadwalkan pada tanggal 28 – 31 Maret 2023.

Council of Fashion Designers of America (CFDA) atau Dewan Perancang Mode Amerika juga telah mengakui event tersebut dan telah menyoroti bahwa minat industri mode meningkat terhadap dunia virtual, menurut Forbes.

Baca Juga: Adidas Jual Pakaian Virtual, Gimana Bentuknya? Ini Dia Koleksi NFT Virtual Gear Adidas, Edisi Terbatas!

Pra-Pendaftaran Metaverse Fashion Week 2.0 Sudah Dibuka

Pra-Pendaftaran Metaverse Fashion Week 2.0 Sudah Dibuka
Sumber: Fashion United

Metaverse Fashion Week 2.0 nantinya akan memperkenalkan supermodel avatar ambassador, Decentraland Tangpoko. Dilansir dari Forbes, anggota komunitas Decentraland Tangpoko dijuluki supermodel karena avatar mereka tidak seperti avatar Decentraland biasa, mereka memiliki tubuh yang dirancang khusus, entah itu karena genetika avatar atau peningkatan kosmetik yang setara dengan metaverse.

Dikutip dari Forbes, untuk sementara, jajaran Metaverse Fashion Week 2.0 tidak akan diumumkan hingga Januari 2023 mendatang. Sementara itu, Decentraland juga membentuk dewan penasihat kurator untuk memilih desainer yang berpartisipasi dalam event ini, yakni Institute of Digital Fashion and The Fabricant.

Dikutip dari Forbes, pra-pendaftaran untuk umum saat ini sudah dibuka. Lalu, untuk brand, desainer, dan peritel yang tertarik untuk berpartisipasi dalam MVFW23, dapat mendaftar di laman https://metaversefashionweek.com/.

Baca Juga: Susul 2 Rivalnya, Reebok Mulai Terjun ke Dunia Metaverse dan NFT!

Hambatan yang Sempat Terjadi Pada Metaverse Fashion Week 1.0

Hambatan yang Sempat Terjadi Pada Metaverse Fashion Week 1.0
Sumber: BTCC

Menurut Forbes, salah satu hal utama yang membatasi ruang lingkup Metaverse Fashion Week 1.0 yang diadakan pada bulan Maret 2022 adalah kenyataan bahwa perangkat yang dapat dikenakan Decentraland atau Decentraland wearables, sebagian besar, hanya dapat dikenakan di Decentraland oleh avatar Decentraland.

Namun, seiring berjalannya waktu, teknologi telah berkembang selama delapan bulan berikutnya. Kreator mode digital NFT yang berasal dari luar Decentraland sekarang dapat menggabungkan fitur Linked Wearable (representasi 3D dari NFT tersebut) yang artinya bisa  dipakai di beberapa metaverse.

Meskipun komponen yang ditautkan belum memiliki nilai jual kembali atau kelangkaan tambahan, di luar NFT asli, pada dasarnya ini adalah perbaikan yang membuat perangkat yang dapat dikenakan dapat dioperasikan dan portabel.

Beberapa Proyek Metaverse dan NFT Dari Brand Fashion Ternama

Beberapa Proyek Metaverse dan NFT Dari Brand Fashion Ternama
Sumber: Refinery29

Dilansir dari Vogue Business, brand-brand fashion di dunia memiliki minat yang tinggi terhadap metaverse dan NFT. Berikut ini adalah beberapa proyek metaverse dan NFT yang baru-baru ini dijalankan oleh brand-brand fashion ternama dunia.

Pada pertengahan November, brand fashion mewah ternama Burberry juga umumkan kolaborasinya dengan Minecraft. Kolaborasi tersebut meluncurkan NFT dengan tampilan koleksi produk Burberry.

Pada akhir November 2022, Givenchy, salah satu brand fashion mewah ternama juga umumkan kolaborasinya dengan Bstroy untuk luncurkan 360 koleksi NFT seharga Rp8,4 juta hingga Rp77 juta per 1 NFT-nya.

Baru-baru ini, pada pertengahan Desember 2022, Dolce & Gabbana resmi mengumumkan kolaborasinya dengan inBeetweeners untuk meluncurkan 2.000 koleksi NFT drip collection yang dibanderol dengan harga Rp13 juta hingga Rp17 juta per 1 NFT-nya.

Referensi: