Metamask Memperkenalkan ‘Snaps’, Revolusi Baru untuk Wallet Web3!

author:

Array

Metamask Memperkenalkan ‘Snaps’, Revolusi Baru untuk Wallet Web3!

Metamask, dompet Web3 yang populer, telah resmi meluncurkan fitur inovatif bernama ‘Snaps’. Fitur ini membuka peluang bagi Metamask untuk ekspansi di luar Ethereum, memberikan kemungkinan interaksi dengan berbagai blockchain lain.

Snaps: Platform Terbuka untuk Pengembang

metamask luncurkan snaps
Sumber: U Today

Metamask Snaps adalah platform yang memungkinkan pengembang pihak ketiga untuk menyesuaikan dompet Metamask sesuai kebutuhan mereka.

Melalui platform ini, tim mana pun dapat menciptakan dan menerapkan tambahan mereka sendiri ke Metamask, bahkan jika berfungsi dengan aset di blockchain yang tidak menggunakan Ethereum Virtual Machine (EVM).

Baca juga: Fitur “Sell” MetaMask: Bisa Jual Crypto untuk Mata Uang Fiat Langsung dari Wallet!

Dengan lebih dari 30 “Snaps” yang tersedia saat peluncuran, pengguna dapat terhubung ke berbagai blockchain seperti Bitcoin, Cosmos, Solana, dan Algorand.

Sebagai contoh, Solflare, penyedia dompet crypto yang berfokus pada blockchain Solana, meluncurkan “Solana Snaps,” yang akan memungkinkan pengguna MetaMask untuk mengelola kepemilikan Solana mereka secara langsung dari akun MetaMask mereka.

“Karena arsitekturnya yang berbeda, menggunakan Solana secara tradisional membutuhkan pemasangan dompet khusus,” Solflare berbagi dalam siaran pers.

Fokus pada Desentralisasi dan Interoperabilitas

Salah satu tujuan utama dari peluncuran Snaps adalah untuk memperkuat komitmen Metamask terhadap pembangunan ekosistem peer-to-peer dari aplikasi desentralisasi tanpa kemungkinan sensor.

“Dengan Snaps, saya pikir apa yang membuatnya menarik adalah bahwa ini adalah sesuatu yang tidak dapat Anda lakukan sebelumnya dengan dompet,” kata Christian Montoya, manajer produk senior di MetaMask Snaps, kepada CoinDesk.

Selain itu, tim Metamask percaya bahwa internet yang desentralisasi akan meningkatkan perkembangan manusia secara eksponensial. Meskipun akarnya berada di Ethereum, Metamask mengakui bahwa inovasi terjadi di banyak domain di seluruh ekosistem web3.

Baca juga: Opera Gandeng Celo Blockchain untuk Meluncurkan Dompet Stablecoin di Afrika

Kemungkinan Airdrop Metamask di Masa Depan?

Dengan peluncuran Snaps, banyak spekulasi tentang kemungkinan airdrop token Metamask di masa depan. Meskipun belum dikonfirmasi, langkah ini dapat menjadi bagian dari visi Metamask untuk menjadi ekosistem yang sepenuhnya tanpa izin dan desentralisasi.

Pada akhirnya, peluncuran Snaps oleh Metamask menandai langkah penting dalam evolusi dompet Web3. Dengan fokus pada desentralisasi dan interoperabilitas, Metamask terus menunjukkan komitmennya untuk mendorong batas-batas teknologi blockchain.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array