Mantan Eksekutif Cred Hadapi Tuduhan Penipuan Transfer dan Pencucian Uang!

Mantan Eksekutif Cred Hadapi Tuduhan Penipuan Transfer dan Pencucian Uang!

Jakarta, Pintu News – Tiga mantan eksekutif dari perusahaan peminjaman mata uang kripto Cred yang bangkrut telah didakwa atas dugaan terlibat dalam penipuan transfer dan pencucian uang sebelum perusahaan tersebut dinyatakan bangkrut pada bulan November 2020.

Jaksa Penuntut Umum Amerika Serikat untuk Distrik Utara California menyatakan dalam sebuah pernyataan pada tanggal 3 Mei bahwa penuntutan ini menunjukkan tekad mereka untuk menjaga pasar bebas dari penipu dan aman bagi investor. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Mantan CEO dan CFO Cred Hadapi 13 Dakwaan

Mantan CEO Daniel Schatt dan kepala keuangan Joseph Podulka menghadapi 13 dakwaan penipuan transfer dan pencucian uang, sementara kepala komersial James Alexander didakwa dengan empat tuduhan.

Mark Mosley, penjabat agen khusus yang bertugas dalam investigasi kriminal di Internal Revenue Service (IRS) AS, mengatakan bahwa kasus ini menyoroti skema predator dan penipuan yang merugikan calon korban hingga ratusan juta dolar mata uang kripto pada nilai pasar.

Ketika Cred dinyatakan bangkrut pada bulan November 2020, banyak pengguna media sosial menyuarakan kekhawatiran mereka dan bertanya apakah dana mereka aman. Jaksa penuntut menuduh bahwa ketiga eksekutif tersebut telah menyesatkan pelanggan tentang praktik peminjaman dan investasi Cred.

Baca Juga: LayerZero Berantas Aktivitas Sybil dengan Mekanisme Pelaporan Diri

Cred Dituduh Melakukan Praktik Peminjaman yang Menyesatkan

praktik cred menyesatkan
Ketiga eksekutif tersebut dihukum maksimal per dakwaan, jika terbukti bersalah. Sumber: Kantor Kejaksaan Amerika Serikat untuk Distrik Utara California

Cred diduga mengklaim bahwa mereka hanya terlibat dalam “peminjaman yang dijaminkan atau dijamin”, bahwa investasi mata uang kripto mereka “dilindung nilai”, dan bahwa mereka mempertahankan “pendekatan semua cuaca” untuk investasi guna melindungi dari volatilitas. Namun, jaksa penuntut mengklaim bahwa Cred terlibat dalam peminjaman yang “tidak dijaminkan atau dijamin”.

Schatt dan Podulka muncul di pengadilan untuk pertama kalinya pada tanggal 2 Mei dan harus kembali untuk mengajukan pembelaan pada tanggal 8 Mei. Tanggal pengadilan awal Alexander belum ditetapkan.

Baca Juga: Pendiri BTC-e Akui Bersalah Atas Konspirasi Pencucian Uang Senilai $9 Milia

Kasus Ini Menambah Daftar Masalah dalam Industri Peminjaman Kripto

Tuduhan terhadap mantan eksekutif Cred muncul di tengah masalah yang sedang berlangsung dalam industri peminjaman mata uang kripto, di mana beberapa perusahaan seperti Genesis mengalami kesulitan keuangan yang parah yang mengarah pada kebangkrutan.

Baru-baru ini, Genesis diliput media karena melikuidasi sekitar 36 juta saham Grayscale Bitcoin Trust mereka untuk menghasilkan $2,1 miliar dalam Bitcoin sebagai bagian dari upaya mereka untuk melunasi hutang kepada kreditor.

Kesimpulan

Kasus terhadap mantan eksekutif Cred menyoroti masalah yang sedang berlangsung dalam industri peminjaman mata uang kripto, yang telah menyebabkan beberapa perusahaan mengalami kesulitan keuangan yang parah dan bahkan kebangkrutan. Penuntutan ini menunjukkan tekad pemerintah untuk menjaga pasar bebas dari penipu dan aman bagi investor.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi