Harga Solana (SOL) Melonjak 23% dalam 1 Minggu, Apa Rahasia di Balik Kenaikan Ini?

author:

Array

Harga Solana (SOL) Melonjak 23% dalam 1 Minggu, Apa Rahasia di Balik Kenaikan Ini?

Mengapa harga Solana (SOL) melonjak tajam minggu ini? SOL mencatatkan kenaikan harga yang signifikan, mencapai puncak baru di tahun 2023. Kenaikan ini didorong oleh aktivitas SPL token serta lonjakan di sektor DeFi dan NFT. Mari kita selami lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan harga mata uang crypto ini.

Harga Solana (SOL) Naik 23,83% dalam Waktu 1 Minggu

Sumber: Pintu Market

Pada 9 Desember 2023, harga Solana (SOL) tercatat mengalami lonjakan 23,83% dalam waktu tujuh hari terakhir. SOL sempat menyentuh harga terendahnya Rp923.249 dan harga tertingginya Rp1.189.461.

Kira-kira, apa faktor dibalik naiknya harga SOL minggu ini?

Integrasi Coinbase dan Euforia SPL Token

Dilansir dari Cointelegraph, pengumuman dari CEO Coinbase, Brian Armstrong, tentang rencana integrasi jaringan Solana termasuk token SPL-nya, telah memicu minat yang besar. Pada 8 Desember 2023, token meme SPL Solana, Bonk (BONK), melonjak 236% dalam seminggu.

Coinbase juga baru-baru ini melisting Jito (JTO), sebuah token SPL di jaringan Solana, yang langsung mendapat sambutan hangat dengan peningkatan harga dua kali lipat. JTO melakukan airdrop besar-besaran kepada pengguna awal dan kontributor, yang mengakibatkan distribusi rata-rata 4.941 JTO untuk setiap partisipan. Ini menunjukkan potensi besar dari airdrops di ekosistem Solana, yang meningkatkan permintaan untuk token SOL.

Baca juga: JTO Token Solana Meledak di Pasar, Harganya Melonjak Hampir 80% Pasca Debut!

DeFi dan NFT Menjadi Pendorong Utama

Meskipun penjualan smartphone Saga Solana tidak memenuhi target, aktivitas jaringan Solana dan deposito meningkat tajam. Total Value Locked (TVL) di DeFiLlama mencapai 12,65 juta, naik 36% sejak pertengahan November 2023. Ini menandakan peningkatan kepercayaan dan penggunaan dalam ekosistem Solana.

aktivitas dex solana
Peringkat volume DEX 7 hari, USD. Sumber: DefiLlama

Selain itu, aktivitas bursa crypto desentralisasi (DEX) Solana meningkat 65,7% dalam tujuh hari terakhir. Peningkatan ini juga didukung oleh lonjakan aktivitas NFT di Solana, dengan penjualan mencapai $15,2 juta dalam 24 jam terakhir (8/12/23). Koleksi Tensorians mendominasi pasar NFT Solana dengan penjualan total $4,6 juta.

Baca juga: Menunjukkan Sinyal Positif, Analis Prediksi Harga Solana (SOL) Bisa Capai Rp1,4 Juta!

Potensi Airdrop dan Masa Depan Solana

Selanjutnya, analisis dari para ahli menunjukkan bahwa masih ada potensi airdrop yang bisa komunitas ikuti di ekosistem Solana. Beberapa di antaranya adalah MarginFi, Tensor, dan Kamino.

Patrick Scott, seorang analis, bahkan menyediakan panduan langkah demi langkah untuk airdrop ini di Twitter. Meskipun ada beberapa tantangan, seperti penjualan smartphone yang kurang memuaskan, SOL berhasil menunjukkan kinerja yang mengesankan. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi dan integrasi yang terus menerus dapat menjadi kunci untuk pertumbuhan ekosistem crypto seperti Solana.

Pada akhirnya, kenaikan harga SOL di atas $72 menjadi bukti ketangguhan Solana di tengah pasar crypto yang fluktuatif. Dengan SPL token yang semakin populer, aktivitas DeFi dan NFT yang meningkat, serta antisipasi airdrop mendatang, masa depan Solana tampak cerah bagi para investor dan pengguna.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array